Menu

Mode Gelap
Minggu, 3 Mei 2026 | 12:02 WIB

Depok

Merah Putih Berkibar Di Ciliwung

badge-check


					Komunitas KCD memilih Kali Ciliwung sebagai tempat untuk prosesi pengibaran merah putih. Perbesar

Komunitas KCD memilih Kali Ciliwung sebagai tempat untuk prosesi pengibaran merah putih.

Harian Sederhana, Depok – Berbagai kegiatan untuk memperingati Hari Kemerdekaan ke-74 RI berlangsung serentak di berbagai daerah. Untuk di Depok sendiri, warga memiliki cara unik tersendiri dalam menghormati hari bersejarah tersebut. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Komunitas Ciliwung Depok atau yang biasa disebut KCD pada Sabtu (17/08).

Berbeda dengan kebanyakan upacara yang berlangsung di lapangan terbuka, komunitas ini memilih Kali Ciliwung yang berada tepat di bawah Jembatan Grand Depok City (GDC) sebagai tempat untuk prosesi pengibaran merah putih. Layaknya upacara di lapangan terbuka, mekanisme upacara ditengah aliran air yang sedang surut itu juga sama.

Namun yang membedakannya adalah para peserta yang hadir tidak mengenakan pakaian formil. Uniknya lagi, pasukan pengibar bendera atau Paskibra bergerak menggunakan perahu karet untuk menuju tiang bendera yang terbuat dari susunan bambu berwarna merah putih.

Adapun peserta yang hadir terdiri dari perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok, relawan pegiat sungai, pecinta alam, pelajar dan mahasiswa, serta masyarakat umum.

Mereka mengikuti setiap rangkaian upacara, mulai dari pengibaran bendera, pembacaan teks proklamasi, UUD 1945 serta Pancasila hingga mengheningkan cipta untuk menghormati jasa para pahlawan. Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB.

Ketua KCD, Taufik mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap lingkungan utamanya Daerah Aliran Sungai atau DAS di Kali Ciliwung.

“Nilai perjuangan tidak hanya berkobar dalam diri bangsa Indonesia saat merebut kemerdekaan, membebaskan Ciliwung dari kerusakan juga menjadi nilai perjuangan,” katanya.

Taufik mengungkapkan, sebagai komunitas yang peduli terhadap lingkungan utamanya aliran Kali Ciliwung, dirinya mengaku harus memiliki beragam kreatifitas agar masyarakat mau dan ikut serta mengurangi tingkat pencemaran maupun kerusakan kali atau sungai purba tersebut.

“KCD mempunyai visi mengajak masyarakat kampung di sepanjang alirannya untuk menjaga dan merawat Ciliwung. Karena kami menemukan beberapa fakta kerusakan lingkungan DAS Ciliwung,” kata Taufik. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok