Menu

Mode Gelap
Rabu, 29 April 2026 | 01:20 WIB

Depok

Limo Canangkan Gerakan Salat Berjamaah

badge-check


					Gerakan Magrib Isya (Gamis) dicanangkan di Limo. Perbesar

Gerakan Magrib Isya (Gamis) dicanangkan di Limo.

Harian Sederhana, Depok – Aparatur dan warga di Kelurahan Limo, Kecamatan Limo mencanangkan program Gerakan Salat Berjemaah Magrib Isya (Gamis) di masjid dan mengaji.

Lurah Limo, Aa Abdul Khoir kepada wartawan pada Senin (16/9) mengatakan visi unggul, nyaman, dan religius yang dimiliki Kota Depok mendapat dukungan penuh dari warga dan jajaran Kelurahan Limo.

Bahkan, secara konkret Kelurahan Limo terus menyosialisasikan Gerakan Salat Berjemaah Magrib Isya di masjid dan Magrib Mengaji.

Gerakan tersebut bertujuan untuk membentuk karakter generasi penerus bangsa, agar memiliki keimanan dan ketakwaan kepada Allah.

Dia mengatakan, program tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Wali Kota Depok Mohammad Idris tentang Gerakan Magrib Mengaji beberapa waktu lalu.

Kini pihaknya akan berkeliling ke-30 musala setiap dua minggu untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

“Jadi, secara bertahap kita akan berkeliling ke semua musala yang ada di Limo. Sambil melakukan evaluasi maupun perbaikan dari masyarakat dan tokoh agama, sehingga bisa menjadi kegiatan tetap, terukur dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, kegiatan ini ditekankan kepada para remaja di seluruh wilayah kelurahan ini.

Menurutnya, remaja diajak bergabung dalam program Gamis agar memiliki kegiatan yang positif.

“Kami ingin kegiatan keagamaan terus hidup. Di samping program-program kreativitas kepemudaan. Jadi, tidak ada pembiaran para pemuda ini nongkrong-nongkrong yang tidak bermanfaat,” tandasnya.

Ditambahkannya, pihaknya ingin para pemuda memiliki pengetahuan yang luas tentang agama. Karena itu, kegiatan ini pun di dukung semua unsur masyarakat.

”Tanggal 3 September 2019 kita sudah memulai program Gamis di Musala Al Hidayah RW 15 yang dihadiri oleh Camat Limo Zaenudin, Forum Komunikasi Limo Peduli Pimpinan Ustaz Martoni, RW dan RT serta para tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Mereka sangat antusias mendukung,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok