Menu

Mode Gelap
Jumat, 3 Juli 2026 | 10:38 WIB

Depok

Anah Meneteskan Air Mata, Melihat Cucu Menerima Santunan

badge-check


					Siswa kelas 2 SDN Sawangan 01 menerima santunan Perbesar

Siswa kelas 2 SDN Sawangan 01 menerima santunan

Harian Sederhana, Depok – Anah (60 tahun), warga Sawangan menangis saat mengantar cucunya, Zahra, siswa kelas 2 SDN Sawangan 01 di Jalan Muchtar, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan.

Pasalnya, hari itu (Senin, 16 September 2019) Zahra mendapatkan sembako dan uang dari sekolah. Kegiatan itu diselenggarakan terkait tahun baru Islam Muharram 1441 Hijriah.

Zahra yang merupakan cucu pertamanya itu, sudah sekitar dua tahun ditinggalkan ayah dan ibunya karena bapaknya meninggal karena kecelakaan, tak lama kemudian ibunya, yang merupakan anak Anah juga menyusul menghadap ilahi setelah digerogoti penyakit paru-paru.

Zahra yang ketika itu usia enam tahun diurus Anah, neneknya di kawasan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan kemudian disekolahkan.

“Saya sedih, kalo ada acara santunan. Cucu saya Zahra tidak punya emak dan bapak, karena sudah meninggal dunia,” ucapnya.

Zahra, diakuinya, sekarang ini tinggal bersamanya di daerah Sawangan Baru. Kendati Anah mengakui hidupnya pas-pasan, namun dengan adanya Zahra, gairah hidup semakin tinggi, karena harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Alhamdulillah saya masih semangat untuk menyekolahkan Zahra dan mudah-mudahan kelak menjadi anak yang saleha dan berhasil meraih cita-cita,” tuturnya.

Selain Zahra, 30 anak-anak yatim lainnya memperoleh santunan dari sekolah. Santunan yang diberikan merupakan hasil infaq rekan-rekan siswa yang kemudian dibagikan dalam bentuk sembako, sedangkan uang untuk yatim dikumpulkan dari para guru, kemudian dibagikan sesuai jumlah yatim di sekolah tersebut.

Diwartakan sebelumnya, puluhan siswa SDN Sawangan 01 memperoleh santunan berupa sembako dan uang. Aksi sosial tersebut dilakukan berkaitan dengan tahun baru Islam 1441 Hijriah.

Santunan diberikan secara rutin ini anggarannya diperoleh hasil infaq siswa dan para guru setempat.

Menurut Adung Suparman, Kepala SDN setempat aksi sosial yang dilakukan berupa pemberian santunan tujuannya untuk meringankan beban anak-anak yatim, sehingga mereka merasa senang.

Santunan ini, lanjut dia, diberikan oleh siswa dan guru. Dari dana yang terkumpul dibelikan kebutuhan sehari-hari di antaranya, susu dua kaleng, 2 kg terigu, 2 liter minyak goreng, 2 kg gula dan 20 mie instan.

“Per siswa yatim mendapatkan dua kantong berisi, sedangkan uangnya sumber dana dari para guru yang ada di sini. Jadi, semuanya memberikan santunan kepada yatim,” ujar Adung usai menyerahkan santunan secara simbolis. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Luncurkan Program SIGAP JKN, BPJS Kesehatan Gandeng Universitas Indonesia Tingkatkan Literasi Masyarakat

27 Juni 2026 - 22:08 WIB

MBG Menuai Polemik, Begini Kata Pemerhati Perempuan dan Anak

19 Juni 2026 - 20:04 WIB

PT Karabha Digdaya dan IJTI Depok Gelar Innovation Challenge Penanganan Sampah

20 Mei 2026 - 13:33 WIB

Begini Tanggapan PT Immortal Cosmedika Indonesia Terkait Demo Serikat Pekerja di Depok

20 Mei 2026 - 00:25 WIB

Damkar Depok Evakuasi Ular Sanca 3 Meter di Rumah Warga Sukmajaya

13 Mei 2026 - 14:43 WIB

Trending di Depok