Menu

Mode Gelap
Jumat, 17 Juli 2026 | 05:24 WIB

Bekasi

Dikeroyok Kakak Kelas, Siswa SMP Al Azhar Summarecon Kena DO

badge-check


					SMP Al Azhar Summarecon Kota Bekasi Perbesar

SMP Al Azhar Summarecon Kota Bekasi

Harian Sederhana, Bekasi – Tindakan dugaan kekerasan di lingkungan sekolah kembali terjadi. Kali ini tindakan tersebut, dialami “P” pelajar siswa kelas 7 yang dilakukan empat orang pelajar kelas 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Al Azhar Summarecon Kota Bekasi.

Ironisnya, akibat kejadian tersebut justeru korban yang mengalami tindakan pengeroyokan justru harus dikeluarkan dari sekolah.

Kepada wartawan, Hasmi orang tua korban mengaku, sangat menyesalkan tindakan pihak sekolah. Dirinya menilai, pihak sekolah telah pilih kasih dalam menyikapi persoalan yang terjadi.

“Diduga hanya karena para pelaku terduga pengeroyok anaknya merupakan anak dari para donatur sekolah, maka mereka tidak diberi sanksi seperti yang dilakukan terhadap anak saya,” ungkap Hasmi kesal.

Kekesalan Hasmi terlebih memuncak, setelah berusaha meminta surat bahwa anaknya dikeluarkan dari sekolah, namun tidak diberikan dengan permintaan agar anaknya untuk mengundurkan diri karena nilai yang kurang baik.

Kontan tindakan itu membuatnya makin geram, yang kemudian membuatnya memindahkan anaknya. Tujuannya, untuk untuk membuktikan bahwa anaknya bisa sekolah di tempat setara dengan Alazhar.

“Pihak sekolah kaget karena anak saya bisa pindah. Padahal, jika hanya karena sebagai donatur, saya juga siap menjadi donatur sekolah,” cetusnya, Rabu (4/12).

Lebih jauh Hazmi mengatakan, dugaan pengeroyokan yang dialami anaknya itu, terjadi belum lama ini.

Tindakan itu kata dia, dilakukan di basement sekolah yang berlokasi diarea Summarecon Bekasi.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Al Azhar Sumareccon, Amin Hamidi mengaku tidak ada pengeroyokan yang dilakukan siswa terhadap siswa lainnya.

Bahkan kata dia, pihak sekolah juga tidak mengeluarkan siswa “P” seperti yang diutarakan orang tua korban.

“Sebenarnya “P” dikembalikan ke orang tuanya bukan masalah bullying, jadi memang ada hal-hal lain, dia masih kelas 1 smp. Intinya kami sudah sampaikan permasalahan ini kepada orang tua “P”, dan orang tua “P” juga menerima,” katanya.

“Untuk masalah pengeroyokan saya tekankan tidak ada, namun kalo berantem memang sering berantem,” tandasnya. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Seminar dan Talkshow Nasional “Peran Ilmu Sosial dan Humaniora Menuju Indonesia Emas 2045” Digelar di Universitas Nasional

15 Juli 2026 - 11:22 WIB

BRI Bekasi Siliwangi Gelar CFD Bareng BRImo

29 Mei 2026 - 20:22 WIB

Ini Alamat Baru BRI KCP Cibitung Usai Relokasi ke Kawasan Industri MM2100

21 Mei 2026 - 15:45 WIB

BRI Cabang Bekasi Harapan Indah Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran

21 Mei 2026 - 14:45 WIB

Ledakan Dahsyat di SPBE Bekasi Timur

2 April 2026 - 09:53 WIB

Kebakaran di kawasan SPBE Cimuning, Bekasi, pada Rabu, 1 April 2026 malam. (Instagram.com/@fakta.indo)
Trending di Bekasi