Menu

Mode Gelap
Selasa, 23 Juni 2026 | 14:35 WIB

Depok

Wabah DBD Telan Korban Jiwa

badge-check


					Wabah DBD Telan Korban Jiwa Perbesar

Harian Sederhana, Depok – Virus Deman Berdarah Dengue (DBD) masih menghantui warga Kota Depok. Bahkan virus ini sudah menelan satu korban jiwa pada Januari 2020 lalu di Rumah Sakit Bakti Yudha, Jalan Raya Sawangan, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

Bocah enam tahun warga Kampung Kupu RT 02/04, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok itu meninggal dunia setelah di rawat satu hari di rumah sakit tersebut.

Direktur Utama RS Bakti Yudha Sjahrul Amri mengatakan, selain DBD, korban juga di diagnosa memiliki penyakit sekunder yaitu encephalitis atau penyakit radang selaput otak.

“Encephalitis ini sepertinya yang memberatkan dia engga tertolong. Tapi biasanya sih kalau demamnya sudah hari keberapa, kemudian trombositnya juga udah turun banget dan terlambat di kirim ke rumah sakit, ya biasanya ngga tertolong,” ujar Amri, Jumat (14/02).

Amri menyebutkan Januari 2020, ada 33 kasus DBD yang ditangani RS Bakti Yudha. 32 pasien berhasil sembuh dan pulang, sedangkan satu pasien meninggal dunia, pada 06 Januari 2020.

Sedangkan pada Februari 2020, sejak tanggal 01-13, ada sebanyak 23 kasus DBD yang ditangani RS Bakti Yudha, 21 pasien diantaranya sudah sembuh dan pulang, sementara 2 pasien lainnya masih dalam perawatan.

“Bulan ini, mulai tanggal 01-13 Februari, kita ada menangani 23 kasus DBD. 21 pasien sudah pulang, tinggal 2 pasien lagi yang masih dirawat,” ujarnya.

Amri menambahkan, faktor utama DBD adalah kebersihan lingkungan tempat tinggal. Warga diharapkan rajin melakukan gerakan 3M dan PSN.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Novarita mengatakan, tidak ada kasus DBD yang meninggal dunia di Kota Depok selama Januari 2020. Seperti di ketahui, berdasarkan data dari Dinkes Kota Depok ada sebanyak 172 kasus DBD se Kota Depok pada Januari 2020.

“Di kita datanya ada 172 kasus DBD selama Januari 2020. Semuanya sembuh, engga ada yang meninggal dunia,” ucap Novarita.

“Kalau data kasus DBD untuk Februari 2020 belum ada rekapannya,” tambahnya.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan dari warga RW 01 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Anna mengatakan sudah ada dua balita yang menderita DBD selama bulan ini.

“Ada dua balita di lingkungan ini yang terkena DBD. Kalau untuk keseluruhan RW 01 saya belum tahu,” kata Anna, Kamis (13/2).

Wanita yang juga sebagai kader lingkungan ini, pihaknya sudah melakukan pengecekan jentik nyamuk di wilayah tersebut. “Kami harap cuma dua orang saja yang terkena DBD,” ucap Anna berharap. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

MBG Menuai Polemik, Begini Kata Pemerhati Perempuan dan Anak

19 Juni 2026 - 20:04 WIB

PT Karabha Digdaya dan IJTI Depok Gelar Innovation Challenge Penanganan Sampah

20 Mei 2026 - 13:33 WIB

Begini Tanggapan PT Immortal Cosmedika Indonesia Terkait Demo Serikat Pekerja di Depok

20 Mei 2026 - 00:25 WIB

Damkar Depok Evakuasi Ular Sanca 3 Meter di Rumah Warga Sukmajaya

13 Mei 2026 - 14:43 WIB

Damkar Depok Evakuasi Anak Terkunci di Dalam Mobil

13 Mei 2026 - 14:40 WIB

Trending di Depok