Menu

Mode Gelap
Senin, 4 Mei 2026 | 06:03 WIB

Depok

Urusan Perhubungan Jawa Barat

badge-check


					Urusan Perhubungan Jawa Barat Perbesar

Harian Sederhana – Urusan perhubungan Jawa Barat meliputi darat, laut, udara dan perkeretaapian. Pembagian tugas kewenangan pusat, provinsi dan kabupaten/kota merupakan ketegasan kerja.

Jawa Barat dengan wilayah yang luas masih terasa masalah perhubungan baik darat, laut, udara dan perkeretaapian harus dibuat perencanaan yang terintegrasi dan penganggaran yang besar untuk hal tersebut.

Tugas darat dari perhubungan provinsi yang masih menjadi sorotan ada dua hal. Satu permasalahan Terminal Tipe B, rata-rata terlihat tidak bagus dan tak menarik. Sebagai sebuah aset beberapa kepemilikan masih belum selesai.

Kedua, fasilitas lalu lintas, panjangnya jalan milik Provinsi Jawa Barat dengan kualitas 95 persen mantap tapi tak dibarengi dengan fasilitas lalu lintas lantaran banyak belum terpasang. Keberadaan rambu lalu lintas maupun pita kejut menjadi penting untuk menjaga keamanan berlalu lintas.

Kewenangan udara, Bandara Kertajati masih menyisakan banyak masalah baik dari sisi fisik, sarana dan prasarana penunjang serta masalah penumpang. Lucunya lagi beberapa bandara baru akan dibangun lagi seperti Bandara Karawang dan Bandara Cikembar Sukabumi.

Ada satu bandara yg memiliki potensi bagus adalah bandara di Pangandaran. Pasalnya, Pangandaran akan dijadikan daerah KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) baik pariwisata internasional maupun bidang industri perikanan.

Kewenangan laut, Propinsi DKI Jakarta punya Tanjung Priok, Jawa Tengah punya Tanjung Emas dan Jawa Timur punya Tanjung Perak, Jawa Barat tak punya pelabuhan. Akhirnya melalui perjuangan panjang beberapa tahun ini ditetapkan pelabuhan laut untuk Jawa Barat yaitu Patimban.

Keseriusan pengelolaan pelabuhan ini menjadi tugas berat Jawa Barat agar tidak menjadi penonton di daerah sendiri.

Kewenangan perkeretaapian, dengan ada Proyek Strategis Nasional (PSN) yaitu Kereta Api Cepat Jakarta Bandung akan menjadikan Jawa Barat berkembang cepat.

Apalagi teknologi perkeretaapian ada kereta api monorel, LRT dan MRT. Bidang ini sangat kuat berkembang dengan konsep modern sebagai angkutan massal yang disukai milenial. Kota Jakarta telah memiliki sistem transportasi modern tersebut.

Aktivasi rel kereta api seluruh Jawa Barat juga program yang baik karena kebutuhan yang mendesak alternatif pelayanan publik bidang transportasi berbasis rel yang nyaman dan bebas macet. Semoga terwujud. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok