Menu

Mode Gelap
Kamis, 7 Mei 2026 | 16:59 WIB

Depok

DBD Mengintai, Yeti Wulandari Fogging Lingkungan

badge-check


					Fogging di lingkungan untuk membasmi nyamuk aedes aegypti yang menjadi perantara penyakit DBD. Perbesar

Fogging di lingkungan untuk membasmi nyamuk aedes aegypti yang menjadi perantara penyakit DBD.

Harian Sederhana, Depok – Di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, masyarakat Kota Depok kini dihantui dengan mulai bermunculannya penyakit yang tak kalah menakutkan, demam berdarah dengue (DBD).

Menyikapi kekhawatiran masyarakat di lingkungannya, Wakil Ketua DPRD Kota Depok dari Partai Gerindra, Yeti Wulandari berinisiatif melakukan penyemprotan nyamuk atau fogging untuk membasmi nyamuk aedes aegypti yang menjadi perantara penyakit DBD.

“Fogging ini dilakukan berdasarkan permintaan masyarakat yang ingin wilayahnya disemprot. Mereka khawatir dengan banyaknya nyamuk yang diduga menyebabkan penyakit DBD,” ungkap Yeti Wulandari kepada Harian Sederhana, Kamis (16/4/2020).

Kekhawatiran masyarakat ini, katanya lagi, bukan tanpa alasan. Pasalnya, sudah ada informasi atau laporan mengenai warga yang terserang DBD dan dirawat di rumah sakit.

“DBD kan menjadi penyakit yang rutin muncul tiap tahun. Bahkan menjadi epidemik karena banyaknya warga yang terserang. Tentunya kegiatan fogging ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan agar nyamuk aedes dewasa yang menularkan DBD mati,” ujarnya.

Selain melakukan fogging, Yeti juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Untuk mencegah DBD tentunya dengan rutin membersihkan dan menguras tempat penampung air agar tidak menjadi wadah untuk berkembangbiaknya nyamuk.

“Fogging dilakukan untuk membunuh nyamuk dewasanya. Kalau telur dan jentik harus ada kesadaran masyarakat untuk melakukan aksi membersihkan lingkungan. Paling tidak dari rumah masing-masing,” katanya.

“Ayo sama-sama kita cegah munculnya penyakit, baik Covid-19 maupun DBD dengan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Jangan sampai ada lagi korban dari ganasnya dua penyakit ini,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok