Menu

Mode Gelap
Senin, 4 Mei 2026 | 23:50 WIB

Depok

Mohammad Idris : Masih Banyak Warga Tidak Patuhi Aturan PSBB

badge-check


					Wali Kota Depok, Mohammad Idris, meninjau langsung pelaksanaan PSBB di hari kedua. Perbesar

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, meninjau langsung pelaksanaan PSBB di hari kedua.

Seperti diberitakan sebelumnya, lima kawasan di daerah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) resmi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Seperti diketahui, PSBB ini diterapkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun meninjau pelaksanaan langsung pelaksanaan hari pertama PSBB di Kota Bogor, Kota Depok, dan Kota Bekasi. Alhasil, dirinya masih mendapati masyarakat yang belum mentaati aturan seperti mengenakan masker saat berkendara, baik dengan sepeda motor maupun mobil.

Untuk di Kota Bogor sendiri, pihak kepolisian telah mendirikan pos-pos penjagaan untuk memeriksa warga yang mana masih berkegiatan di jalan. Bagi yang melanggar sendiri akan menerima surat teguran dari pihak kepolisian.

“Untuk mereka yang melanggar aturan, yaitu mereka yang tujuannya tidak jelas, bukan kelompok yang termasuk di delapan profesi zona pengecualian PSBB, seperti logistik, pangan, kesehatan, itu nanti akan diberi surat peringatan yang disebut blangko teguran, seperti surat tilang,” tuturnya kepada wartawan.

Orang nomor satu di Jawa Barat mengatakan dengan resminya penerapan PSBB ini maka sudah dapat dilaksanakan dengan baik.

“Ujung-ujungnya ada sanksi sesuai aturan. Ada kurungan badan, ada tipiring (tindak pidana ringan), denda, tapi itu di akhir. Di awal-awal kita beri surat teguran,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan PSBB di Kota Bogor, Emil menilai pelaksanaan pembatasan sosial berjalan baik. Hal itu, kata dia, terlihat dari penurunan jumlah kendaraan yang masuk Kota Bogor via pintu Tol Jagorawi.

“Laporan dari Jasa Marga, intensitas kendaraan yang melewati pintu masuk tol Jagorawi itu sudah turun hampir 50%. Jadi sementara tujuan PSBB terlihat ada hasilnya di pagi ini,” kata Emil.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim menuturkan bahwa pelaksanaan PSBB harus disertai kedisiplinan warga. “Sehingga butuh kedisiplinan, butuh dukungan, kesabaran. Pengen nanti bisa Lebaran? Supaya nanti bisa Lebaran, semuanya harus disiplin,” ujarnya.

Hal serupa juga terjadi di Kota Depok. Pria yang akrab disapa RK ini juga masih menemukan dirinya masih melihat banyak warga yang beraktivitas di luar rumah. “Saya lihat masyarakat masih banyak yang berkeluyuran,” kata RK di Depok.

Walaupun banyak masyarakat yang masih berkeliaran, ia mengakui bahwa arus volume kendaraan sudah mulai menurun hingga 50 persen.

“Namun, volume kendaraan, kalau di Tol sudah turun 50 persen. Jadi ini mengindikasikan di setiap wilayah pengurangan oleh PSBB ini bagus, signifikan,” ujar RK.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok