Menu

Mode Gelap
Minggu, 28 Juni 2026 | 05:34 WIB

Depok

1.100 Operator Dibekali Pemutakhiran Dapodik

badge-check


					Buda Elly, Ketua PAUD Kota Depok sedang memberikan materi terkait pencegahan kekerasan pada anak.(FOTO :  Sudibyo/Harian Sederhana) Perbesar

Buda Elly, Ketua PAUD Kota Depok sedang memberikan materi terkait pencegahan kekerasan pada anak.(FOTO :  Sudibyo/Harian Sederhana)

Harian Sederhana, Depok – Guna melengkapi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di semester II tahun 2020, sebanyak 1.100 operator Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) mendapatkan pembekalan tentang pemutakhiran Dapodik.

“Menghadapi semester II tahun 2020, lembaga PAUD dan Dikmas akan diminta untuk melengkapi data terkait delapan standar mutu PAUD. Agar semua operator memiliki pemahaman yang sama, maka dibuatlah pelatihan ini,” kata Kepala Bidang (Kabid) PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kota Depok, Satibi di Balai Kota Depok, kemarin.

Dikatakan lebih lanjut, untuk mengakomodir ribuan peserta tersebut, kegiatan selama dua hari ini, Senin-Selasa (16-17/12) dibagi dalam tiga termin. Hari pertama ada dua sesi, dengan peserta sebanyak 400 dan 350 orang. Besoknya, sesi ketiga sebanyak 350 peserta.

Dikatakannya, ribuan peserta tersebut, berasal dari berbagai lembaga kependidikan. Mulai dari Kelompok Bermain, Day Care, Pos PAUD, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), serta Badan Koordinasi Pendidikan Alquran dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI) Kota Depok.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) PAUD, Ika Rostika menambahkan, Lembaga PAUD dan Dikmas diminta melaporkan data paling lambat Maret 2020.

Menurutnya, ketidakcocokan atau kesalahan data bisa berdampak pada tidak akan mendapatkannya dana bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, atau kota.

Sebab, Dapodik menjadi dasar dikeluarkannya bantuan-bantuan pemerintah. Seperti Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD atau bantuan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) untuk LKP.

“Ke depan kita akan lakukan pemantauan dan pendampingan secara berkala. Diharapkan semua lembaga dapat melengkapi Dapodiknya sebelum batas waktu pengiriman,” tutupnya. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Luncurkan Program SIGAP JKN, BPJS Kesehatan Gandeng Universitas Indonesia Tingkatkan Literasi Masyarakat

27 Juni 2026 - 22:08 WIB

MBG Menuai Polemik, Begini Kata Pemerhati Perempuan dan Anak

19 Juni 2026 - 20:04 WIB

PT Karabha Digdaya dan IJTI Depok Gelar Innovation Challenge Penanganan Sampah

20 Mei 2026 - 13:33 WIB

Begini Tanggapan PT Immortal Cosmedika Indonesia Terkait Demo Serikat Pekerja di Depok

20 Mei 2026 - 00:25 WIB

Damkar Depok Evakuasi Ular Sanca 3 Meter di Rumah Warga Sukmajaya

13 Mei 2026 - 14:43 WIB

Trending di Depok