Menu

Mode Gelap
Minggu, 3 Mei 2026 | 07:32 WIB

Depok

2020, 63 Kampung KB Digarap

badge-check


					Pemkot Depok rencananya di tahun 2020 Pemkot Depok akan menambah 63 Kampung KB lagi sehingga jumlahnya genap mencapai 126. Perbesar

Pemkot Depok rencananya di tahun 2020 Pemkot Depok akan menambah 63 Kampung KB lagi sehingga jumlahnya genap mencapai 126.

Harian Sederhana, Cilodong – Upaya pengendalian jumlah penduduk melalui program Keluarga Berencana (KB) terus diperkuat Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Jika tahun ini sudah terbentuk 63 Kampung KB, rencananya di tahun 2020 Pemkot Depok akan menambah 63 Kampung KB lagi sehingga jumlahnya genap mencapai 126.

“Saat ini Kampung KB sudah terbentuk di 63 kelurahan yang ada. Insya Allah, sampai akhir tahun nanti akan terus bertambah. Tahun depan kita berencana menambah sebanyak 63 Kampung KB lagi,” tutur Wali Kota Depok, Mohammad Idris selepas meresmikan Kampung KB di RW 06, Kelurahan Cilodong, Selasa (27/08).

Mohammad Idris menjelaskan, Kampung KB bukan hanya berkaitan dengan kontrasepsi. Namun, pembentukan Kampung KB bertujuan untuk mewujudkan delapan fungsi keluarga.

“Kampung KB ini intinya menjalankan delapan fungsi keluarga. Seperti fungsi ekonomi, fungsi lingkungan, fungsi agama, fungsi sosial budaya, dan fungsi reproduksi. Semua guna membangun bangsa berbasis keluarga,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, pembentukan Kampung KB tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata. Melainkan membutuhkan partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari camat, lurah, LPM, ketua RT/RW, hingga tokoh masyarakat.

“Jadi, Kampung KB bagaimana kita bisa mengembangkan seluruh komponen yang ada di masyarakat, demi mewujudkan kesejahteraan keluarga,” ucapnya.

Upaya pengendalian jumlah penduduk melalui program Keluarga Berencana (KB) terus diperkuat oleh Kecamatan Cilodong. Salah satunya, dengan menambah jumlah Kampung KB.

“Saat ini sudah ada dua Kampung KB di Kecamatan Cilodong yaitu, di RW 04 Kelurahan Kalimulya dan RW 06 Kelurahan Cilodong,” tutur Camat Cilodong, Supomo.

Dikatakannya, pembentukan Kampung KB bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui delapan fungsi keluarga. Di antaranya fungsi agama, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, dan pelestarian lingkungan.

“Inti dari Kampung KB adalah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dengan menjalankan delapan fungsi keluarga ini,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, ke depan pihanya akan terus berupaya menambah jumlah Kampung KB di wilayahnya. Termasuk dengan mengadakan sosialisasi kepada masyarakat secara rutin, sehingga memudahkan dalam pembentukannya nanti.

“Kita akan menyosialisasikan Kampung KB kepada masyarakat, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Sebab, pembentukan Kampung KB juga butuh partisipasi dari seluruh pihak,” tandasnya. (Heru Sasongko/Wahyu Saputra)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok