Menu

Mode Gelap
Minggu, 31 Mei 2026 | 20:14 WIB

Bogor

2021, SMPN 3 Jonggol Digarap

badge-check


					Ade Yasin saat acara Rapat Minggon di Halaman Kantor Kecamatan Jonggol. Perbesar

Ade Yasin saat acara Rapat Minggon di Halaman Kantor Kecamatan Jonggol.

Harian Sederhana, Jonggol – Bupati Bogor, Ade Yasin meminta kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor untuk segera menganggarkan pembelian lahan pembangunan SMPN 3 Jonggol. Anggaran yang diminta juga sekaligus untuk pembangunan gedung sekolah pada 2021 mendatang.

Permintaan Ade Yasin berdasarkan permintaan masyarakat Kecamatan Jonggol yang menilai daerahnya kekurangan sekolah negeri, sehingga mereka meminta kepada Pemkab untuk segera merealisasinya. Hal itu disampaikan Ade Yasin saat acara Rapat Minggon di Halaman Kantor Kecamatan Jonggol, Rabu (27/11).

Karenanya, Ade meminta Andri Rahman selaku Camat Jonggol agar secepatnya mencari lahan untuk pembangunan SMPN 3. “Jika sudah dapat lahannya, segera koordinasi dengan Kepala Desa setempat agar lahan tidak mengalami kenaikan harga,” kata Ade.

Ade juga menyinggung agar seluruh lapisan mendukung program Pemerintah Kabupaten Bogor, Pancakarsa. Dimana didalam program tersebut bertujuan untuk mencerdaskan masyarakat.

“Dalam program Pancakarsa terdapat Karsa Bogor Cerdas yang bertujuan selain untuk mencerdaskan masyarakat Kabupaten Bogor juga menunjang dan memperbaiki kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor, di mana masalah infrastruktur adalah masalah utamanya,” kata Ade.

Sejak 20 November 2019 lalu, Ade Yasin mengubah konsep Boling atau Rebo Keliling menjadi lebih interaktif, lebih dialogis dalam bentuk talk show. Posisi duduk pejabat yang hadir menyatu dengan masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Ade juga mendapat pengaduan dari masayarakat terkait puskesmas yang hanya beroperasi sampai jam 12.00 WIB sedangkan dalam aturannya puskesmas buka sampai 14.30 WIB serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cileungsi yang kerap menolak sejumlah pasien.

Mendengar hal itu, Ade Yasin dengan tegas meminta Kepala Dinas Kesehatan untuk mengecek secara langsung apakah yang dilaporkan oleh masyarakat betul atau tidak.

“Ambil tindakan bila ada puskesmas yang buka hanya setengah hari,” kata Ade Yasin.

Untuk RSUD Cileungsi, Ade Yasin mengingatkan agar tidak menolak pasien, terutama pasien kurang mampu. “Tahun 2020 mendatang Pemkab Bogor akan menambah tempat tidur untuk RSUD Cileungsi, jadi jangan ada lagi laporan pasien di tolak atau dibiarkan,” tegasnya. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BRI Bogor Dewi Sartika Salurkan TJSL

12 Mei 2026 - 18:30 WIB

Cara Maling Diduga Hendak Curi Mobil di Ciomas Bogor

23 April 2026 - 10:41 WIB

Ketua Ombudsman RI 2026–2031 Siap Benahi Internal dan Dekatkan Program Pemerintah

13 April 2026 - 20:46 WIB

Novi Anggraini: Tahun Baru Imlek Momentum Perkuat Harmoni

18 Februari 2026 - 10:04 WIB

Pantai Larangan Tegal Dipenuhi Kayu Gelondongan Berbagai Ukuran

26 Januari 2026 - 22:02 WIB

Trending di Headline