Menu

Mode Gelap
Rabu, 1 April 2026 | 05:29 WIB

Bogor

Muspika Kota Bogor Lomba Cerdas Cermat

badge-check


					Wali Kota Bogor, Bima Arya saat membuka kegiatan cerdas cermat. Perbesar

Wali Kota Bogor, Bima Arya saat membuka kegiatan cerdas cermat.

Harian Sederhana, Bogor – Lomba Cerdas Cermat antar Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) kembali digelar tahun ini. Salah satu rangkaian Festival Merah Putih (FMP) 2019 ini diikuti oleh Camat, Danramil dan Kapolsek se-Kota Bogor yang berlangsung di Taman Ekspresi Sempur, Sabtu (24/08/2019) pagi.

Uniknya, para peserta lomba cerdas cermat semuanya mengenakan baju adat khas daerah, seperti Kecamatan Bogor Tengah, Camat Agustian Syah, Danramil Kapten Inf Suharja dan Kapolsek Kompol. Syaifuddin Gayo mengenakan Baju Batik dari Lojicraft (Bogor).

Tanah Sareal, Camat R. Asep Kartiwa, Danramil Kapten Chb. SS. Rumalutur dan Kapolsek Kompol. Sarip Samsu mengenakan baju adat dari Aceh. Sedangkan Bogor Utara, Camat Rahmat Hidayat, Danramil Kapten Inf. Jasmungin dan Kapolsek Kompol. Irwandi mengenakan baju adat Dayak.

Bogor Selatan, Camat Atep Budiman, Danramil, Kapten Chb. Sukardi dan Kapolsek Kompol. Indrat Riyani Setianti mengenakan baju adat Bodo (Makasar). Bogor Barat, Camat Pupung W. Purnama, Danramil Kapten Inf. Heru Susilo dan Kapolsek Kompol Sundarti mengenakan baju adat Jawa Tengah.

Bogor Timur, Camat Abdul Wahid, Danramil Kapten Arm. Hermawan dan Kapolsek Kompol. Marsudi Widodo mengenakan Baju Adat Bali.

Tidak ketinggalan juga, Ketua Dewan Juri, Wali Kota Bogor yang mengenakan baju adat dari Papua didampingi juri lainnya Dandim 0606 Kota Bogor, Letkol Czi Aji Sujiwo dan Rektor Universitas Ibnu Khaldun Bogor, Ending Bahruddin.

“Ini tradisi di Kota Bogor untuk merekatkan kebersamaan TNI, Polri, aparatur wilayah Pemkot Bogor. Jadi, bukan hanya sekedar pemahaman Pancasila saja, tetapi lebih menguatkan kebersamaan untuk menunjang koordinasi sehari-hari,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Disinggung pakaian adat dari Papua yang dikenakannya. Ia mengatakan, maknanya adalah bentuk solidaritas untuk Papua dan bentuk dukungan saudara-saudara di Papua. “Kami tentunya berempati apa yang terjadi di Papua dan berharap Papua ini terus menjadi bagian dari NKRI,” ujarnya.

Suasana ramai dan riuh terlihat di Taman Ekspresi Sempur. Sebab, masing-masing wilayah membawa pendukungnya (suporter) untuk menyemangati peserta lomba cerdas cermat.

Dengan mengenakan pakaian berwarna merah putih mereka secara bergantian menyanyikan yel-yel untuk membangkitkan semangat para peserta. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PMI Asal Takengon Ditemukan Meninggal di Johor, Proses Pemulangan Dikawal Haji Uma

28 Januari 2026 - 11:52 WIB

Longsor di Cisarua Bandung Barat, Sekitar 20 Rumah Warga Tertimbun

25 Januari 2026 - 15:09 WIB

Menyoroti bencana tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026. (Instagram.com/@infojawabarat)

Lembaga Survei KedaiKOPI Rilis Riset Soal Kriteria Pemimpin Ideal, Ini Hasilnya

12 Januari 2026 - 14:32 WIB

BRI Bogor Dewi Sartika Salurkan 5.000 Paket Sembako: Semoga Bermanfaat

18 Desember 2025 - 13:03 WIB

Kementerian Kebudayaan Gelar Apresiasi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

18 Desember 2025 - 12:59 WIB

Trending di Nasional