Menu

Mode Gelap
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 01:46 WIB

Depok

Depok Pelopor Pembelajaraan Berbasis Teknologi

badge-check


					Program e Sabak yang sudah digagas di Kota Depok pada tahun 2015. (foto: Ist) Perbesar

Program e Sabak yang sudah digagas di Kota Depok pada tahun 2015. (foto: Ist)

Harian Sederhana, Depok – Program e Sabak yang sudah digagas di Kota Depok pada tahun 2015 merupakan pelopor pembelajaran berbasis teknologi pertama di Indonesia.

Penggagas sekaligus pembuat e Sabak Chiptec Smart Learning, Ansarullah Yasin saat ditemui wartawan di kawasan Margonda pada Rabu (11/9) mengatakan pogram e-Sabak adalah proses pembelajaran menggunakan tablet.

Dia mengatakan program tersebut pernah di launching oleh Menteri Informasi dan Komunukasi Rudi Antara dan Menteri Pendidikan Anies Baswedan di SMP 19 Depok.

E-Sabak sejak 2014 hingga sekarang sudah digunakan di SMP swasta di Tangerang Selatan.

Program ini akan dilanjutkan setelah empat tahun terhenti dikarenakan banyak keingginan dari masyarakat Depok. “Kami rasa program e-Sabak sangat berguna diera digital saat ini,” katanya.

Penggunaan teknologi membawa dunia pendidikan lebih cepat dan lebih maju.
Program e Sabak saat Anis Baswedan menjadi Menteri Pendidikan, sementara Menkominfo mendukung sisi infrastruktur seperti penggunaan Sabak ini.

Dirinya yakin program ini bakal mampu mengurangi biaya kebutuhan para siswa akan buku, karena program e-Sabak, selain lebih murah, juga tetap memiliki kualitas.

Menekankan untuk kegiatan tulis-menulis, para siswa masih tetap menggunakan kertas.

“Saat ini, program telah mulai dicoba pada SMA. Untuk ke depannya, penerapan program ini dimulai dari daerah-daerah terpencil. Pada fase ini, kita fokus pada daerah-daerah yang tertinggal,” katanya.

Dia menjelaskan ketimpangan akses pendidikan dapat dikurangi dengan penerapan konsep 3T yang meliputi terdepan, terluar, dan tertinggal.

Model pendidikan e-Sabak ini segera diterapkan menyeluruh dan masuk kurikulum masa datang, yang masih dalam tahap uji coba.

“Program ini sekaligus menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja praktis dan mengembangkan model pendidikan terbuka.” katanya.

Sementara itu ketua Dewan Pendidikan Kota Depok yang juga anggota DPRD Kota Depok Hafid Nasir menambahkan pihaknya akan mengevaluasi program tersebut.

“Ya kami dengar program tersebut kami akan cek dulu dan evaluasi jika bagus bisa saja diterapkan di sekolah di Depok,”katanya. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

FSP PPMI SPSI Dorong Pemerintah Perkuat Perlindungan Buruh

19 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Peringati HUT ke 81 Ombudsman RI Buka Layanan Aduan Pelayanan publik di CFD

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Munas FSP PPMI SPSI VIII di Solo, Arnod Sihite Aklamasi Jadi Ketua Umum

2 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Respon Politkus Asal Depok Soal Dokter Muda yang Jalani Program Internsip Dokter Indonesia

30 Juli 2026 - 18:59 WIB

dr. M. Zulfikar Drakel Wafat Saat Bertugas, Ini Tanggapan Novi Anggriani

24 Juli 2026 - 08:24 WIB

Trending di Nasional