Menu

Mode Gelap
Kamis, 13 Agustus 2026 | 06:52 WIB

Depok

Dana Bos Dituding Tidak Tepat Sasaran

badge-check


					Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono Perbesar

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono

Harian Sederhana, Depok – Dana Bantuan Operasional Sekolah atau BOS dinilai tidak tepat sasaran dan masih terjadi menahan ijazah terhadap siswa tidak mampu.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Imam Budi Hartono mengatakan persoalan tunggakan biaya sekolah oleh siswa kurang mampu tidak hanya terjadi di swasta, namun juga ada di sekolah negeri.

“Datanya berapa tidak pernah detail, tapi aduan ke saya selalu ada, cukup banyak sekali aduan murid tidak mampu akhirnya berhutang, padahal ada BOS dari pusat maupun provinsi,” katanya, baru-baru ini.

Imam menyebut, dana BOS yang mengalir dari pusat jumlahnya Rp 1,6 juta/siswa pertahun.

Sedangkan dari provinsi dan BOS yang dikucurkan Rp 1 juta/siswa pertahun untuk sekolah negeri, dan Rp 500 ribu/siswa pertahun untuk sekolah swasta.

“Sekolah banyak berlindung untuk biaya operasional, seperti honor untuk guru honorer dan lain-lain yang seharusnya bisa dinikmati anak didik dari kalangan tidak mampu.”katanya.

Dirinya kerap beberapa kali turun langsung untuk mengatasi persoalan itu. “Saya pernah datangi sekolahnya. Ya persoalan ini kebanyakan di swasta tapi kasusnya masih bisa dihitung jari.” katanya.

Imam mengungkapkan, dalam beberapa kasus, hal ini terjadi akibat orangtua atau wali murid enggan berterus terang.

“Ada yang malu mengadu karena minder ketemu kepala sekolah. Ada yang bingung melunasi, karena buat makan saja susah dan lain-lain,” ujarnya

Dia menilai, persoalan itu tidak semestinya terjadi karena ada solusi yang dapat dilakukan.

Salah satunya adalah mengoptimalkan penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), atau mendorong bantuan dari pihak ketiga dalam hal ini CSR.

“Makanya saya berharap kedepan ada sistem pemerintah yang pro rakyat dan partisipatif, dari pada APBD silpanya (sisa anggaran) banyak, sekitar Rp 600 miliaran, lebih baik dikasih masyarakat. Memberikan bantuan secara benar. Prioritaskan membantu anak yang tidak mampu,” tandasnya.

Selain itu, Imam juga berharap ada bantuan khusus untuk siswa miskin berprestasi agar dapat menikmati pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Klinik Ismail Medika Depok Buka Layanan Vaksinasi Internasional: Harganya Terjangkau

23 Juli 2026 - 13:42 WIB

Seminar dan Talkshow Nasional “Peran Ilmu Sosial dan Humaniora Menuju Indonesia Emas 2045” Digelar di Universitas Nasional

15 Juli 2026 - 11:22 WIB

Luncurkan Program SIGAP JKN, BPJS Kesehatan Gandeng Universitas Indonesia Tingkatkan Literasi Masyarakat

27 Juni 2026 - 22:08 WIB

MBG Menuai Polemik, Begini Kata Pemerhati Perempuan dan Anak

19 Juni 2026 - 20:04 WIB

PT Karabha Digdaya dan IJTI Depok Gelar Innovation Challenge Penanganan Sampah

20 Mei 2026 - 13:33 WIB

Trending di Depok