Menu

Mode Gelap
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:21 WIB

Depok

Depok “Hattrick” KLA Nindya, Sukses Pertahankan Predikat Tiga Tahun Berturut-turut

badge-check


					Depok Perbesar

Depok "Hattrcik" KLA Nindya, Sukses Pertahankan Predikat Tiga Tahun Berturut-turut.

Harian Sederhana, Depok – Kota Depok berhasil mempertahankan penghargaan Kota Layak Anak (KLA) dengan predikat Nindya untuk kali ketiga secara berturut-turut dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPA) di tahun 2019.

Seperti diketahui, Kota Depok juga memperoleh penghargaan dengan kategori yang sama di tahun 2017 dan 2018. Hal ini tentu sebuah prestasi bagi kota ini yang memiliki visi Unggul, Nyaman dan Religius.

Kepala Bappeda Kota Depok, Widyati Riyandani menuturkan kalau predikat ini adalah wujud apresiasi dari pemerintah pusat. Namun, Widyati menyebut kalau juara bukan hal utama yang dikejar melainkan hasil yang diperoleh dan dirasakan masyarakat.

“Alhamdulillah, bagi kami penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi yang baik dari pemerintah pusat. Intinya juara bukan yang utama tetapi bagaimana hasil yang kita peroleh sudah diupayakan secara maksimal dari semua dinas yang ada di Gugus Tugas KLA,” tuturnya selepas menerima penghargaan di Ballroom Four Points by Serathon, Kota Makassar, Selasa (23/7/2019) malam.

Dia mengatakan, demi mempertahankan predikat yang diraih tersebut pihaknya akan terus melakukan berbagai upaya. Antara lain penguatan sinergisitas dengan seluruh Perangkat Daerah (PD) serta implementasi program KLA di kelurahan dan kecamatan.

“Yang perlu menjadi perhatian, saat ini indikator penilaian KLA lebih terukur. Untuk itu, strateginya kita harus melakukan evaluasi guna mengetahui apa saja yang masih kurang. Itulah yang nantinya akan kita sinergikan dengan seluruh dinas, sehingga tahun depan bisa mendapatkan hasil yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Gugus Tugas KLA Kota Depok, Elly Farida mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat sinergitas dengan berbagai Perangkat Daerah (PD). Terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan dan pelaksanaan program KLA.

“Sebenarnya poin kita hanya selisih sedikit untuk meraih predikat yang lebih tinggi, tetapi kita tetap optimistis dan terus berusaha meningkatkan apa yang kita cita-citakan,” ucapnya.

Wanita yang akrab disapa Bunda Elly ini menjelaskan, predikat ini adalah ajang prestisius. Penghargaan ini sendiri didapatkan lantaran kolaborasi antara PD yang ada seperti Disdukcapil maupun Dinkes.

“Kami juga bekerja sama dengan Disdukcapil soal akta lahir, dari sisi kesehatan kita ke Dinkes apa saja yang mereka sudah lakukan terkait kesehatan anak. Lalu dari sisi pendidikan, anak-anak harus wajar atau wajib belajar 12 tahun. Kolaborasi ini juga yang membuat kami mempertahankan KLA ini,” tuturnya.

Bunda Elly mengaku pihaknya berkeinginan Kota Depok naik predikatnya menjadi KLA Utama, tapi dirinya bersyukur atas hasil yang diperoleh saat ini. Sebab ada daerah lain yang prestasinya menjadi KLA Pratama atau bisa dikatakan menjadi predikat terbawah dan harus memulai dari nol.

“Kita bersyukur selama ini mampu bertahan dan keberhasilan tersebut tercipta lantaran adanya kolaborasi antara stakeholder yang ada di Kota Depok,” bebernya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok