Menu

Mode Gelap
Jumat, 24 April 2026 | 23:29 WIB

Depok

Himbauan Kapolsek Sawangan : Jangan Mudah Terprovokasi…

badge-check


					Kapolsek Sawangan, Kompol Prasetyo saat upacara di SMK Yapan. Perbesar

Kapolsek Sawangan, Kompol Prasetyo saat upacara di SMK Yapan.

Harian Sederhana, Depok – Keikutsertaan siswa dalam aksi demo ke Jakarta membuat prihatin orang tua, karena tidak seharusnya mereka yang duduk di bangku sekolah SMA melakukan kegiatan tersebut.

Terlebih, ajakan mereka untuk demo diperoleh dari media sosial yang mudah diakses.

Hal ini mendorong pihak Polisi Sektor Kecamatan Sawangan mengingatkan para siswa tidak terpancing berita hoax, maupun terprovokasi untuk melakukan demo sehingga meninggalkan sekolahnya.

Pada Senin, 30 September 2019, Kapolsek Sawangan Kompol Prasetyo mendatangi SMK Yapan di Jalan Raya Muchtar, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan. Ia datang lebih awal agar bisa mengikuti upacara Senin.

Prasetyo yang menjadi pembina upacara mengatakan, sekarang ini komunikasi mudah, melalui media sosial sudah tersebar luas ke mana-mana. Jika informasi yang disampaikan benar tidak menjadi masalah, namun apabila sifatnya memprovokasi kemudian mengikuti ajakan, seperti untuk demo, itu yang salah.

“Jadi, jangan mudah terprovokasi dengan berita bohong, karena dapat menyesatkan,” ujarnya.

Dipersilahkan berkomunikasi melalui medsos agar memiliki sahabat banyak, tapi penggunaannya harus cerdas dan santun, sehingga tidak menimbulkan permasalahan.

Dia meyakini siswa di SMK Yapan tidak terpengaruh adanya berita bohong, dan terprovokasi untuk mengikuti ajakan teman seperti demo.

“Siswa di sini termotivasi untuk belajar dan belajar sehingga tidak ada yang melakukan hal-hal yang tercela,” tuturnya.

Namun, ditambahkannya, sebagai pelajar memiliki tanggungjawab belajar, hindari perbuatan yang negatif agar bisa meraih cita-cita, sehingga orang tua menjadi senang.

Bertindak sebagai Inspektur upacara, Aiptu Heri Suprato yang juga Bhabinkamtimas wilayah Kelurahan Sawangan Baru. Upacara ditutup dengan ramah tamah para guru dan kepala SMK Yapan, Dahmurti. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.

Fraksi Golkar DPRD Depok Serap Aspirasi Saat Reses 2026

26 Februari 2026 - 16:03 WIB

Warga Keluhkan Depok Tidak Berstatus UHC, Ketua Komisi D DPRD Beri Penjelasan Ini

30 Januari 2026 - 04:39 WIB

Deny Kartika Anggota DPRD Kota Depok Minta Pemkot Cek Jalan di Serua

21 Januari 2026 - 16:45 WIB

Ambulans Aspirasi DPRD Kota Depok Tajudin Tabri untuk Warga Krukut

19 Januari 2026 - 18:52 WIB

Trending di Depok