Menu

Mode Gelap
Rabu, 29 April 2026 | 12:45 WIB

Depok

Kekerasan Pada Anak Meningkat, DPAPMK Ajak Orang Tua Lindungi Buah Hati

badge-check


					Suasana sosialiasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat di SDN Serua 03. Perbesar

Suasana sosialiasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat di SDN Serua 03.

Harian Sederhana, Depok – Aksi kekerasan terhadap anak kurun waktu setahun belakangan ini mengalami peningkatan.

Data dari Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) menyebutkan, pada 2017 terdapat 60 kasus, 2018 terdapat 101 kasus, kemudian pada 2019 hingga bulan Mei 46 kasus.

“Jadi, dari 2017 ke 2018 kekerasan pada anak meningkat. Kekerasan ini terbagi dari psikis, fisik, seksual dan penelantaran,” ujar Ima Halimah, Kasie Tumbuh Kembang dan Perlindungan Anak disela-sela Gerakan Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di SDN Serua 03, Jalan Raya Serua, Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari pada Rabu (11/9).

Jumlah tersebut, lanjut dia, berdasarkan laporan dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) yang merupakan mitra pemerintah.

Untuk mencegahnya, lanjutnya, pihak dinas melakukan sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat ke 11 kecamatan se Kota Depok yang dilaksanakan serentak di bulan April 2019, termasuk ke sekolah dasar dengan mengundang para orang tua siswa. Dengan kegiatan ini orang tua bisa melindungi anak-anaknya (buah hati).

“Kegiatan ini terbagi dua yakni parenting dan dongeng dan kegiatan sekarang ini di SDN Serua 03, Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari merupakan ke-22,” terangnya.

Peserta yang hadir dalam kegiatan ini, sambung dia, begitu antusias. Diharapkan melalui materi yang disampaikan nara sumber, para orang tua bisa menjaga anak-anaknya dengan baik.

Sementara itu, Rohmat, Kepala SDN Serua 03 mengatakan, sosialisasi yang diberikan DPAPMK Kota Depok terkait Gerakan Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) sangat penting, karena hal ini untuk melindungi anak dari kekerasan fisik, psikis dan lainnya.

Dari kegiatan ini, lanjut dia, para peserta sebanyak 125 orang yang merupakan wali murid di sekolah ini bisa menindaklanjuti dengan memberikan pencerahan kepada orang tua lainnya, sehingga kekerasan terhadap anak bisa dicegah. “Jadi, pencegahan lebih baik dari pada penyelesaian,” tandasnya

Ia juga meminta kepada orang tua untuk menjaga dan melindungi buah hati dengan baik agar mereka tumbuh menjadi orang sukses. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok