Menu

Mode Gelap
Minggu, 3 Mei 2026 | 17:15 WIB

Depok

Media Depok Diharapkan Paham Perspektif Gender

badge-check


					Pemkot Depok melalui Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) menggelar sosialisasi Peningkatan Peran Jurnalis yang Berperspektif Gender. Perbesar

Pemkot Depok melalui Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) menggelar sosialisasi Peningkatan Peran Jurnalis yang Berperspektif Gender.

Harian Sederhana, Margonda – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berharap pemberitaan media yang ada di Kota Depok dapat menerapkan tentang perspektif gender dan ramah anak.

Karena itu, Pemkot Depok melalui Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) menggelar sosialisasi Peningkatan Peran Jurnalis yang Berperspektif Gender, kemarin.

Acara yang digelar di Aula Lantai 10 Gedung Dibaleka, Jalan Raya Margonda ini diikuti puluhan jurnalis yang bertugas di wilayah Kota Depok. Sosialisasi dibuka oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Wali Kota menuturkan media memiliki peran yang strategis dalam hal pengaurusutamaan gender, sehingga media perlu memahami mengenai konsep gender dan PUG.

“Media memiliki tanggung jawab dan berperan memberikan persepsi gender secara tepat ke masyarakat luas. Karenanya, media harus memahami hal tersebut terlebih dahulu agar dalam penyajian informasi bisa sesuai. Gender bukanlah mengenai tentang laki-laki atau perempuan karena hal itu bersifat mutlak dan kodrat,” ungkap Wali.

Selain itu, untuk bisa mewujudkan media ramah anak, setiap jurnalis harus memahami kaidah penulisan apabila terjadi permasalahan yang berkaitan dengan anak, baik sebagai pelaku maupun korban.

“Bila ada kasus yang berkaitan dengan anak, media diharapkan tidak menampilkan identitas lengkap, berikut juga orang-orang terdekat yang berkaitan dengan peristiwa tersebut,” katanya.

Kepala DPAPMK, Nessi Annisa Handari menyampaikan salah satu strategi untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender, Pemkot Depok yang mengusunh visi Unggul, Nyaman, dan Religius terus menyelenggarakan beberapa kegiatan inovasi yang responsif gender.

“Salah satu program Depok adalah Kota Depok kota ramah keluarga, maka pemerintah dalam hal ini DPAPMK menyelenggarakan beberapa kegiatan tentang pendidikan ketahanan keluarga pengembangan pemberdayaan dan perlindungan perempuan,” tuturnya.

Kegiatan yang dilakukan, katanya lagi, bersifat promotif dan preventif. Selain itu, kegiatan-kegiatan yang dilakukan berupa penanganan dan rehabilitasi upaya penanganan kasus pada perempuan.

“Semua ini tidak bisa terlaksana dengan baik jika tidak ada sinergitas dengan berbagai pihak, khususnya pada hari ini teman-teman media. Peranan media dan jurnalis tidak bisa dipungkiri dalam hal menghadirkan media yang berperspektif gender dan media yang ramah anak,” katanya.

Lebih lanjut disampaikannya, terlebih saat ini Depok telah berhasil mempertahankan KLA (Kota Layak Anak) kategori Nindya, dimana tahun ini telah tiga kali berturut-turut memperoleh penghargaan tersebut.

“Itu tidak lepas dari peran teman-teman media. Bagaimana media menyajikan informasi-informasi yang layak anak. Bagaimana media menyajikan informasi-informasi juga yang responsif gender,” tandasnya. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok