Menu

Mode Gelap
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:29 WIB

Depok

Melihat Dari Dekat Seni dan Budaya Daerah Perbatasan Jakarta

badge-check


					Melihat Dari Dekat Seni dan Budaya Daerah Perbatasan Jakarta Perbesar

Melihat Dari Dekat Seni dan Budaya Daerah Perbatasan Jakarta

Harian Sederhana, Depok – Lebaran Depok yang diselenggarakan Sabtu-Minggu (6-7/7/2019) di areal Perumahan Sawangan Vilage, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan ajang memperkenalkan seni dan budaya sebagai daerah Melayu. Pasalnya, sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) No 5/2003 Depok disebut daerah Melayu Depok.

Dari sinilah Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) didukung Pemkot melakukan kegiatan semacam festival dengan menggelar pentas  seni dan budaya  dengan menampilkan hiburan seperti lenong, wayang kulit dan lainnya.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, sesuai dengan Pergub No 5/2003 Depok disebut daerah Melayu. Ajang Lebaran Depok juga salah satu bagian memperkenalkan seni dan budaya, karena di ini banyak tradisi dan mereka minta dilestarikan sebagai warga di kota ini.

Misalnya, lanjut Wali Kota, pada hari Sabtu (6/7/2019) digelar malam budaya tradisi nonton wayang untuk putra Jawa Tengah di Depok dan ini juga bagian dari pada kehidupan tradisi orang-orang Depok yang memang berasal dari daerahnya tidak mau melupakan tradisinya.

”Memang budaya asli Melayu Depok ya seperti ini tanpa kita mengabaikan,” ujarnya kepada wartawan usai menghadiri acara pengantinan yang merupakan bagian dari budaya Depok.

Di Depok, dikatakan lebih lanjut, juga ada tradisi Pasundan di  Kecamatan Tapos dan ini memang merupakan wilayah yang dibilang ada suatu Kelurahan Sunda pisan (bahasa sunda, amat, sangat). Hal ini juga akan dibangkitkan untuk dilestarikan sehingga keberadaannya tidak punah.

Dengan kegiatan ini, dirinya berharap seni dan budaya yang ada bisa terjaga dan terus dilestarikan sehingga tidak hilang. Kegiatan ini juga akan menjadi agenda rutin sehingga keberadaan seni dan budaya tetap eksis di masyarakat.

Pradi Supriartna menambahkan bahwa masyarakat di Depok sangat heterogen, dan mereka dari berbagai daerah ada di sini yang masing-masing juga membawa kebudayaannya. Melalui pertunjukan budaya tersebut  satu dengan lainya saling mengenal, merekatkan kembali tali silaturahmi sehingga masyarakat di Depok menjadi harmonis.

“Depok bukan hanya kota barang, jasa, termasuk UI ada di sini, tapi juga harus melestarikan seni dan budaya. Melalui Lebaran Depok kita bangkitkan semangat berbudaya,” tandas orang nomor 2 di Pemkot Depok.

Lebaran Depok yang digagas Kumpulan Orang Orang Depok yang dipimpin H, Dahlan, mendapat dukungan dari pemerintah setempat, karena membawa misi yang sama mengangkat kembali kebudayaan yang telah luntur di zaman modern ini.

(*)

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok