Menu

Mode Gelap
Selasa, 28 April 2026 | 16:58 WIB

Depok

Mengokohkan Pancasila di Kota Depok

badge-check


					Acara Ngariung Tepi Setu bertajuk Perbesar

Acara Ngariung Tepi Setu bertajuk "Pancasila, NKRI, Ruang & Manusia" di Joglo Nusantara, Setu Pengasinan, Sawangan.

Harian Sederhana, Depok – Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia harus diperkuat dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Parahnya, banyak di sekolah di daerah yang tidak mengajarkan pelajaran PPKN dan di Depok tetap diajarkan.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Togi Sirait guna memperkokoh Pancasila pihaknya harus menggandeng semuanya.

“Kita harus gandeng semua elemen dalam menciptakan ekosistem pancasila. Semua upaya disubtansikan pada pancasila. Sejak awal disadari bahwa para pendiri bangsa memperteguh Pancasila dengan berjejaring dan berkelompok menuju ekosistem tersebut,” ujarnya seusai acara Ngariung Tepi Setu bertajuk “Pancasila, NKRI, Ruang & Manusia” di Joglo Nusantara, Setu Pengasinan, Sawangan. Minggu (15/9).

Praktisi Media dan Penggiat Sosial Despen Ompusunggu mengungkapkan perlunya memperkokoh ideologi pancasila. Terlebih lagi, lanjutnya, pada generasi muda saat ini yang dekat dengan dunia Maya dan media sosial. “Mari kita perkokoh pancasila di Kota Depok dan pada umumnya. Untuk memperteguh dan menjaga keutuhan NKRI,” paparnya.

Sementara itu, Koordinator Forum Komunitas Hijau Nusantara, Heri Syaefudin mengungkapkan saat ini yang dibutuhkan adalah ruang tatap muka. Pasalnya, untuk percepatan pembentukan ekosistem pancasila.

Menurutnya ada pola indoktrinasi pancasila di pendidikan, penyadaran dan konfirmasi nilai yang akan diuji di ruang publik. “Guna memperkokoh dan pembentukan ekosistem pancasila diperlukan ruang tatap muka seperti ini (Joglo Nusantara-red). Kita juga baru tahu kalau banyak sekolah daerah lain yang tidak mengajarkan pelajaran PPKN. Di Depok ini yang masih mengajarkan PPKN, mari kita jadikan Depok sebagai Kota Pancasila,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, acara dialog berjalan dinamis dan akan ada kelanjutan acara serupa. Nampak hadir para aktivis organisasi sosial, aktifis lingkungan, Ormas, Gusdurian Depok, PMII, Pembina IPNU Depok dan lainnya. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok