Menu

Mode Gelap
Kamis, 7 Mei 2026 | 19:32 WIB

Headline

Menkes : 2 WNI Positif Virus Corona, Masyarakat Jangan Panik

badge-check


					Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto Perbesar

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto

Harian Sederhana, Depok – Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto meminta masyarakat jangan terlalu panik perihal adanya dua WNI yang terinfeksi virus corona. Ia menyebut, kepanikan justru hanya akan menurunkan imunitas tubuh yang membuat diri kita lebih rentan tertular virus.

“Semakin kita melakukan hal-hal yang tidak rasional semakin membuat ketahanan tubuh kita semakin lemah. Karena stres, kepanikan, ketidakrasionalan, tidak sesuai dengan peraturan dengan kesehatan dunia (WHO) itulah yang membuat imunitas tubuh kita turun. Kalau turun maka mudah terinfeksi,” tuturnya di Rumah Sakit Sentra Medika, Senin (02/03).

Ia juga mengingatkan kalau dilawan saat ini adalah virus dan bukanlah bakteri. Pada prinsipnya penyakit yang disebabkan oleh virus itu dapat membaik dengan sendirinya atau biasa disebut dengan self limiting disease.

“Ingat yang kita lawan ini virus loh ya, bukan bakteri. Virus itu self limiting disease, artinya dapat sembuh sendiri. Engga diapa-apain juga sembuh sendiri. Nanti kalau ada hoaks obatnya macem-macem, mahal banget orang beli obatnya. Padahal ndak itu, penyakit (corona) bisa sembuh sendiri,” ujarnya.

Terawan meminta semua masyarakat menjaga diri dengan meningkatkan imunitas tubuh. Semakin lemah imunitas, semakin mudah pula tertular virus. “Saya imbau dari awal agar jaga imunitas, gerakan masyarakat sehat terus digaungkan di mana-mana,” kata Terawan

Jika imunitas tubuh kuat, kata Menteri Terawan, virus Corona tak akan bisa masuk. “Ini penyakit yang bisa sembuh sendiri, tergantung imunitas tubuh,” ujarnya.

Selain menjaga imunitas tubuh, Terawan juga mengimbau masyarakat yang memiliki gejala awal batuk dan pilek untuk memeriksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat. “Yang sehat menjauhi yang sakit, yang sakit menutup diri,” ujarnya.

Terkait langkah pengamanan dan sterilisasi rumah korban terinfeksi corona, Terawan menganggap hal tersebut adalah sesuai lantaran tindakan tersebut diambil dalam rangka mengamankan.

“Sesuai lah karena kita mengamankan karena penghuninya juga sudah tidak ada. Lebih aman dikasih police line sekalian dan itu menjadi isolasi yang baik juga. Tapi enggak usah semua komplek karena itu tidak rasional, yaudah rumah itu ajah,” kata Terawan.

Menurut Terawan, tidak semua orang yang melakukan kontak dengan pasien pasti tertular virus Corona. Tapi dia akan melakukan pemantauan terhadap orang yang pernah berinteraksi langsung dengan pasien virus Corona.

“Yang kontak pun belum tentu langsung sakit,” ujarnya.

Ia mengatakan langkah pemerintah tidak main-main untuk melindungi masyarakat terutama kasus yang terjadi saat ini. “Kami tidak main-main melindungi masyarakat,” tandasnya. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok