Menu

Mode Gelap
Minggu, 21 Juni 2026 | 21:20 WIB

Bekasi

Pasien Covid-19 yang Dirawat Menurun Sejak April

badge-check


					Tes cepat massal virus corona di 27 kota/kabupaten yang dimulai sejak Rabu (25/03). Perbesar

Tes cepat massal virus corona di 27 kota/kabupaten yang dimulai sejak Rabu (25/03).

Harian Sederhana, Bekasi – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Chasbullah Abdul Masjid Kota Bekasi menyebut adanya penurunan pasien yang dirawat lantaran Covid-19 sejak pertengahan April 2020 lalu atau bulan Ramadhan. Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama RSUD dr Chasbullah Abdul Masjid Kota Bekasi Kusnanto Saidi kepada wartawan, Selasa (05/05).

Meski begitu, Kusnanto tak merinci secara spesifik berapa persen penurunan jumlah pasien yang dirawat di RSUD Kota Bekasi. Adapun RSUD Kota Bekasi adalah salah satu rumah sakit rujukan pasien Covid-19.

“Dari awal bulan Ramadhan sudah menurun jadi flat jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD,” ujar Kusnanto saat dihubungi.

Ia menyampaikan, awalnya ada 17 pasien Covid-19 per hari yang dirawat RSUD. Namun, kini lambat laun pasien Covid-19 yang datang ke Kota Bekasi menurun menjadi dua orang per hari yang datang untuk dirawat.

Penambahan pasien yang dirawat di RSUD seiring dengan berkurangnya jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan negatif setelah pemeriksaan PCR sebanyak dua kali. Sehingga jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Covid-19 cenderung flat atau tak ada penambahan.

“Di awal semua alami kepanikan, ada 17 orang sekali masuk. Tapi memasuki awal Ramadhan itu banyak pasien dinyatakan negarif oleh PCR dipulangkan oleh dokter. Lalu enggak ada lagi tuh 17 orang yang masuk,” ujarnya.

“Paling satu dua orang masuk ke RSUD. Apalagi tiga hari belakangan ini yang sempat disampaikan Pak Wali jumlah pasien Covid-19 tak ada penambahan. Dengan begini kami berharap kasus Covid-19 di Kota Bekasi ini terus akan berkurang,” tandasnya.

Data Pikobar pada Senin (4/5) pukul 21.13 WIB, angka pasien yang positif terinfeksi berada di angka 1.252 (sebelumnya 1.054). Pasien yang positif terinfeksi tersebar di 27 kabupaten dan kota di Jabar.

Angka pasien positif tertinggi berada di kawasan Kota Depok dengan angka 241 lalu disusul dengan Kota Bekasi yang berjumlah 187. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat Provinsi Jabar bakal segera diterapkan untuk menekan kasus corona. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BRI Bekasi Siliwangi Gelar CFD Bareng BRImo

29 Mei 2026 - 20:22 WIB

Ini Alamat Baru BRI KCP Cibitung Usai Relokasi ke Kawasan Industri MM2100

21 Mei 2026 - 15:45 WIB

BRI Cabang Bekasi Harapan Indah Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran

21 Mei 2026 - 14:45 WIB

Ledakan Dahsyat di SPBE Bekasi Timur

2 April 2026 - 09:53 WIB

Kebakaran di kawasan SPBE Cimuning, Bekasi, pada Rabu, 1 April 2026 malam. (Instagram.com/@fakta.indo)

BRI BO Bekasi Siliwangi Berbagi Bingkisan Ramadan

10 Maret 2026 - 16:57 WIB

Trending di Bekasi