Menu

Mode Gelap
Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18 WIB

Depok

Ratusan Pelajar Adu Tangkas di Kejuaraan Karate Tradisional Depok

badge-check


					Kejuaraan Karate Tradisional Depok Open Championship VII antar Pelajar se-Jawa 2020. Perbesar

Kejuaraan Karate Tradisional Depok Open Championship VII antar Pelajar se-Jawa 2020.

Harian Sederhana, Depok –Ratusan karateka FKTI (Federasi Karate Tradisional Indonesia) yang merupakan pelajar dari berbagai daerah se-Pulau Jawa berkumpul di Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate, Jalan Pabuaran, Kampung Bedahan, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (08/03).

Para pelajar ini mengikuti Kejuaraan Karate Tradisional Depok Open Championship VII antar Pelajar se-Jawa 2020 yang diselenggarakan FKTI Kota Depok.

Turnamen dihadiri Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, Ketua KONI Kota Depok Amri Yusra, Ketua Yayasan Inkai Suparlan, Sekjen FKTI Andre Sikumbang, dan para pelatih.

Ketua Panitia, Willy mengutarakan even ini diikuti sebanyak 240 peserta yang terdiri dari pelajar tingkat SD-SMA. Peserta mengikuti kategori kata, kumite, dan fukugo.

“Peserta disesuaikan dengan kategori putra/putri dan umur, yakni 8-9 tahun, 10-11 tahun, 12-13 tahun, 14-15 tahun, dan 16-17 tahun,” ungkap Willy.

Dari hasil lomba, kontingen Depok tampil sebagai Juara Umum 1 dengan raihan 8 emas, disusul Juara umum 2 Wonosobo 6 emas, dan Juara umum 3 Jakarta Selatan yang mendapat 5 emas.

“Untuk mendapatkan atlet yang berprestasi, di samping proses latihan yang harus dijalankan dengan baik, perlu juga dibarengi dengan menciptakan kompetisi-kompetisi agar proses latihan yang diterapkan dapat diuji dan dievaluasi, berdasarkan pemikiran tersebut maka diselenggarakanlah kejuaraan ini,” tuturnya.

Lebih lanjut diutarakannya, pola pembinaan olahraga yang baik dilakukan dengan sistem yang berjenjang, berlanjut, dan berkesinambungan, langkah seperti ini yang diterapkan oleh FKTI Depok sebagai upaya untuk memajukan perkembangan dalam prestasi olahraga karate tradisional.

“Kejuaraan ini bertujuan untuk menciptakan sistem pembinaan yang berkesinambungan serta mekanisme tolak ukur pembinaan karate, menciptakan pola pembinaan olahraga karate yang terintegrasi dan sistematis untuk menghasilkan karateka yang handal dan mampu meraih prestasi hingga ke jenjang nasioanal serta internasional,” paparnya.

Selain itu, katanya lagi, menjadikan karate sebagai salah satu motivator siswa untuk mengisi waktu dengan lebih positif, menciptakan wadah yang dapat mewujudkan proses pembentukan karakter tangguh dan mandiri melalui pembinaan atlet karate sejak usia dini, hingga membangun kerjasama dengan berbagai pihak yang mempunyai kesamaan visi dan misi untuk memajukan karate melalui kejuaraan.

“Ini juga sebagai ajang promosi karate tradisional indonesia yang bernuansa mendidik, bersahabat dan profesional dalam upaya membangun pencitraan olahraga karate secara komprehensif, serta ajang seleksi menuju kejuaraan nasional 2020,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok