Menu

Mode Gelap
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:17 WIB

Depok

Selonjoran Bang Aso: Lebaran Ala Depok

badge-check


					Andi Sopiandi (Bang Aso). Perbesar

Andi Sopiandi (Bang Aso).

Harian Sederhana – Mungkin kata itu agak sedikit aneh dalam telinga orang-orang awam. Khususnya warga Depok yang mungkin pendatang.

Kenapa aneh, lah Lebaran kan cuma ada Idul Fitri (Lebaran Saling Memaafkan/kembali fitrah) sama Idul Adha (Lebaran Qurban). Mungkin itu yang ada di fikiran orang-orang Depok terutama wilayah Pancoran Mas dan sekitarnya.

Padahal kalau dari sisi kearifan lokal budaya Lebaran Depok atau istilahnya adalah makan bareng pake rantang. Itu budaya yang mungkin perlu dilestarikan. Karena dengan kebudayaan sebuah kota akan kuat identitasnya.

Berbagai budaya Kota Depok ditampilkan, seperti orang-orang yang datang ke acara diharuskan memakai baju pangsi (khas betawi), makan nasi pake rantang, ondel-ondel, nge-lenong, menyalahkan petasan dan lain sebagainya.

Ane melihat acara “Lebaran Depok” tersebut, menurut pandangan ane cukup positif. Karena menampilkan norma-norma kebudayaan yang memiliki ciri khas tersendiri. Meski, di Kota Depok ini cukup majemuk kebudayaannya.

Tetapi, Lebaran Depok ini yang diinisiasi oleh KOOD (Komunitas Orang-orang Depok) berani menampilkan ke khasannya sebagai budaya ke Depok-an yang harus dilestarikan.

Tentu, hal ini menurut ane cukup memberikan narasi yang baik buat Depok ke depan. Dengan konseptual tersebut akan menciptakan tatanan kebudayaan yang substantif. Artinya, sebuah kebudayaan untuk memperkuat NKRI sebagai tiang fondasinya. Dan bisa menciptakan sinergi yang baik antara pemerintah dengan rakyatnya.

Ane sangat mengapresiasi kinerja KOOD yang di support pemerintah dalam hal ini Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Mudah-mudahan semakin baik dalam mengembangkan kebudayaannya.

Tentu, dengan tidak menafikan kebudayaan yang lainnya, khususnya yang ada di Depok ini. Jadi, harus bersinergi dan menguatkan narasi serta konseptualnya. Sehingga masyarakat paham dan mengerti.

KOOD juga harus berani menampilkan kebudayaan yang lainnya juga, sehingga dapat memperkuat Depok dan menjadikan Kota Depok sebagai Kota Budaya. Sekali lagi Salut untuk KOOD.

Mungkin itu aja dulu ya. Buat para sahabat dan pembaca setia Harian Sederhana. Ya, mudah-mudahan bermanfaat.

SALAM SEDERHANA……………..

*Andi Sopiandi

Wakil Pemimpin Umum Harian Sederana

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok