Menu

Mode Gelap
Senin, 2 Februari 2026 | 17:22 WIB

Bogor

Unik, Pasutri Bersaing di Pilkades Bantarsari

badge-check


					Unik, Pasutri Bersaing di Pilkades Bantarsari Perbesar

Bantarsari – Sebanyak 273 kursi Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Bogor diperebutkan secara serentak oleh 1.064 orang Calon Kepala Desa. Perebutan dengan mengadakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dilakukan bagi warga desa yang memiliki hak pilih.

Berbagai cara unik pun dilakukan panitia Pilkades di masing-masing daerah, salah satunya yang ada di Desa Bantarsari, Rancabungur, Kabupaten Bogor.

Desa Bantarsari menggelar Pilkades dengan konsep resepsi pernikahan. Bukan tanpa sebab, Konsep itu dipilih karena calon kepala desa yang bertarung merupakan pasangan suami, istri Lukmanul Hakim dan Silfiyani.

Lukmanul yang maju sebagai calon petahana tidak mempunyai lawan lain sehingga sang istri ikut maju menjadi rival suaminya.

“Sesuai tahapan yang dilakukan panitia dengan membuka pendaftaran calon. Awalnya memang saya aja, karena aturan tidak boleh kotak kosong, istri saya juga boleh, kemudian masuk dalam pencalonan,” kata Lukmanul, Minggu (03/11).

Atas dasar tersebut, panitia pun memutuskan untuk menggelar pemungutan suara dengan konsep resepsi pernikahan. Keduanya dirias bak pengantin baru dan duduk di atas pelaminan seraya menyambut masyarakat yang selesai menyalurkan hak pilihnya.

Kemudian, masyarakat yang hadir juga dihibur dengan penampilan kesenian dan di jamu berbagai makanan gratis hasil swadaya paguyuban desa setempat.

“Ini yang kita kemas dengan sedemikian rupa sehingga masyarakat bisa tumpah ruah. Ternyata terbukti, kami juga kaget dengan kita mengadakan kirab budaya saya dikawal dengan pasukan punggawa dan srikandi, naik kereta kencana diiring lagu kerajaan. Di sini disambut masyarakat dan diterima oleh panitia pilkades,” ungkapnya.

Ia mengaku senang dengan konsep pilkades di wilayahnya ini karena mampu menarik minat masyarakat menyalurkan hak plihnya sekaligus membuat suasana gembira menyambut pesta demokrasi tingkat desa tersebut.

“Saya kira lebih fun, lebih gembira bisa tidur nyenyak itu yang paling penting. Ditengah orang lain sikut-sikutan, tapi di Desa Bantarsari pemilihan kepala desanya bisa membangkitkan semangat bersatu,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pilkades Bantarsari, Samsuary mengaku senang dengan konsep pernikahan mampu menarik minat masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya yang mempunyai jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 5.154 orang.

“Ini pertama kalinya (konsep pernikahan). Nanti kita lanjutkan dengan penghitungan suara, mudah-mudahan suara bisa 100 persen,” katanya.

Seperti diketahui, Pilkades Serentak 2019 di Kabupaten Bogor hari ini diikuti oleh 1.064 calon kepala desa dari 273 desa. Masa kampanye pun sudah berlangsung sejak 28 Oktober hingga 30 Oktober 2019 lalu. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PMI Asal Takengon Ditemukan Meninggal di Johor, Proses Pemulangan Dikawal Haji Uma

28 Januari 2026 - 11:52 WIB

Pantai Larangan Tegal Dipenuhi Kayu Gelondongan Berbagai Ukuran

26 Januari 2026 - 22:02 WIB

Longsor di Cisarua Bandung Barat, Sekitar 20 Rumah Warga Tertimbun

25 Januari 2026 - 15:09 WIB

Menyoroti bencana tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026. (Instagram.com/@infojawabarat)

Lembaga Survei KedaiKOPI Rilis Riset Soal Kriteria Pemimpin Ideal, Ini Hasilnya

12 Januari 2026 - 14:32 WIB

BRI Bogor Dewi Sartika Salurkan 5.000 Paket Sembako: Semoga Bermanfaat

18 Desember 2025 - 13:03 WIB

Trending di Bogor