Menu

Mode Gelap
Selasa, 31 Maret 2026 | 00:51 WIB

Nasional

Kualitas Udara Riau Masuk Level Berbahaya

badge-check


					Pengendara menembus kabut asap akibat karhutla di Pekanbaru, 13 September 2019. Konsentrasi PM 10 pukul 12.22 di angka 399,41 μgram/m3. Konsentrasi PM 10 di atas 350 μgram/m3 sudah dalam kategori berbahaya. (FOTO: Istimewa) Perbesar

Pengendara menembus kabut asap akibat karhutla di Pekanbaru, 13 September 2019. Konsentrasi PM 10 pukul 12.22 di angka 399,41 μgram/m3. Konsentrasi PM 10 di atas 350 μgram/m3 sudah dalam kategori berbahaya. (FOTO: Istimewa)

Harian Sederhana, Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya www.bmkg.go.id menempatkan kualitas udaraKota Pekanbaru, Riau dengan kategori berbahaya. Hal ini tak lepas dari kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti wilayah Sumatera.

Dari laman tersebut tercatat konsentrasi PM 10 pukul 12.22 berada di angka 399,41 μgram/m3. Dalam klasifikasi BMKG, konsentrasi PM 10 di atas 350 μgram/m3 sudah dalam kategori berbahaya. Sementara angka normal dari PM 10 harusnya berkisar di angka 0-50 μgram/m3.

Sementara angka tertinggi PM 10 di Pekanbaru mencapai 440,10 μgram/m3 yang terjadi sekitar pukul 09.00 pagi di hari ini. Hingga kini belum ada seruan dari pemerintah terkait asap dan udara di Pekanbaru ini.

Sementara itu indeks pencemaran di Pekanbaru menurut aplikasi AirVisual pada pukul 13.16 WIB mencapai angka 603 US AQI (Air Quality Index). Angka tersebut masuk kategori hazardous atau membahayakan.

Bahkan di Pekanbaru, saking pekatnya kabut asap, masayarakat tak dapat melihat Jembatan Siak IV. Seolah hilang dari pandangan.

“Benar-benar nggak kelihatan Jembatan Siak IV, bang. Ini kabut asap berarti sudah parah sekali,” kata Rudi (27), seorang warga Pekanbaru, Jumat (13/9).

Jika ditarik garis lurus di Sungai Siak, jarak dua jembatan tersebut diperkirakan sekitar 500 meter. Namun, pada hari ini Jembatan Siak IV seakan ditelan jerebu atau asap karhutla.

Kabut asap pekat menyelimui Pekanbaru sejak akhir pekan lalu. Sejak Selasa lalu, sekolah diliburkan. Sejumlah siswa dilaporkan pingsan dan terserang ISPA/

Warga diimbau untuk tidak keluar rumah. Jika ingin beraktifitas di luar, sangat disarankan mengenakan masker. (sumber: CNN Indonesia)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PMI Asal Takengon Ditemukan Meninggal di Johor, Proses Pemulangan Dikawal Haji Uma

28 Januari 2026 - 11:52 WIB

Longsor di Cisarua Bandung Barat, Sekitar 20 Rumah Warga Tertimbun

25 Januari 2026 - 15:09 WIB

Menyoroti bencana tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026. (Instagram.com/@infojawabarat)

Lembaga Survei KedaiKOPI Rilis Riset Soal Kriteria Pemimpin Ideal, Ini Hasilnya

12 Januari 2026 - 14:32 WIB

Kementerian Kebudayaan Gelar Apresiasi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

18 Desember 2025 - 12:59 WIB

KPK Masih Usut Soal Penyaluran Dana CSR BI dan OJK

14 Desember 2025 - 14:12 WIB

Trending di Nasional