Menu

Mode Gelap
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38 WIB

Depok

Pelayanan Puskesmas Beji 24 Jam Dikeluhkan Warga

badge-check


					Pelayanan Puskesmas Beji 24 Jam Dikeluhkan Warga Perbesar

Harian Sederhana, Depok – Pelayanan Puskesmas Beji 24 jam dikeluhkan pengurus ketua RT di Kelurahan Beji. Salah satu ketua RT yang mengeluhkan pelayanan puskesmas 24 jam, Nandang.

Keluhannya disampaikan saat kegiatan reses anggota komisi IX DPR RI Ir Nuroji, di Tanah Baru pada Kamis(26/12).

“Saat kami mengantarkan berobat pada pukul 21:00 malam petugas Puskemas tidak mau melayani karena sudah tutup,” ujarnya di hadapan wakil rakyat.

Dikarenakan sudah tutup akhirnya Nandang melarikan anaknya ke salah satu Klinik di Beji. “Untuk apa ada Puskemas 24 jam namun faktanya jam 21:00 sudah tutup,” ulasnya.

Dia menilai pengoperasian puskemas 24 jam tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan harus dievaluasi.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Ir Nuroji menampung keluhan tersebut. Bahkan dia juga mennyesalkan adanya laporan salah satu pasien, warga Beji yang menderita penyakit, kemudian dibawa ke Puskesmas Rawat Inap di Beji.

Namun, ketika berada di Puskesmas Rawat Inap itu, tak satupun dokter menemui apalagi memeriksa si pasien, padahal saat itu pukul 21:00.

Dia mengatakan kondisi itu jelas tidak bisa diterima, sebab bagaimanapun sebuah unit layanan kesehatan, apalagi rawat inap, mestinya ada yang menjaga meskipun hanya satu orang, tidak peduli hari libur atau bukan.

Terkait itu, Nuroji meminta Dinkes bertindak tegas.“Kalau perlu Dinas Kesehatan menanyakan kepada para petugas sebenarnya masih mau bekerja atau tidak,”katanya.

Kepala UPT Puskesmas Beji, Hendrik Alamsyah menegaskan dalam memaksimalkan pelayanan 24 jam tersebut, pihaknya telah menugaskan tim medis yang terdiri dari 8 dokter umum, 1 dokter gigi, dan 10 perawat untuk bersiaga.

Petugas medis tersebut terbagi ke dalam tiga sif yaitu pagi hingga siang mulai pukul 07.00-14.00 WIB, siang hingga malam mulai pukul 14.00-21.00 WIB, dan malam hingga pagi mulai pukul 21.00-07.00 WIB.

“Semua pasien dengan berbagai keluhan akan dilayani. Namun, jika kemungkinan pasien tidak dapat ditangani oleh dokter atau membutuhkan dokter spesialis, maka akan dirujuk ke RSUD atau rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan lebih intensif,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Munas FSP PPMI SPSI VIII di Solo, Arnod Sihite Aklamasi Jadi Ketua Umum

2 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Respon Politkus Asal Depok Soal Dokter Muda yang Jalani Program Internsip Dokter Indonesia

30 Juli 2026 - 18:59 WIB

dr. M. Zulfikar Drakel Wafat Saat Bertugas, Ini Tanggapan Novi Anggriani

24 Juli 2026 - 08:24 WIB

Klinik Ismail Medika Depok Buka Layanan Vaksinasi Internasional: Harganya Terjangkau

23 Juli 2026 - 13:42 WIB

Aktivis Perempuan Novi Anggriani Gandeng Law Firm Kawal Dugaan Kasus Penipuan

8 Juli 2026 - 18:42 WIB

Trending di Nasional