Menu

Mode Gelap
Senin, 4 Mei 2026 | 23:58 WIB

Depok

Depok Berencana Tambah Kuota Penerima Bantuan Terdampak Covid-19

badge-check


					Depok Berencana Tambah Kuota Penerima Bantuan Terdampak Covid-19 Perbesar

Harian Sederhana, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sampai saat ini masih terus mendata warganya yang terkena dampak dari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tujuan pendataan ini agar seluruh masyarakat yang membutuhkan dapat mengaksesnya.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris menuturkan, sejauh ini telah mencairkan Rp 7,5 miliar pada tahap pertama bantuan sosial untuk 30 ribu KK yang tak terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kementerian Sosial RI, untuk dua pekan ke depan.

“Saya prediksi masih banyak masyarakat terdampak Covid-19 terutama dari versi komunitas. Misalnya, komunitas tuna netra, yayasan, panti, komunitas guru agama maupun pendeta,” tuturnya kepada wartawan, Selasa (14/04).

Orang nomor satu di Kota Depok ini menerangkan, pemerintah kota berencana mencatat tambahan-tambahan warga yang akan berstatus terdampak PSBB. Ia memberi contoh, pemain ondel-ondel bisa masuk dalam daftar itu asal ber-KTP Depok.

Sementara itu, pekerja sektor informal lain, seperti pedagang makanan hingga pembantu rumah tangga yang sehari-hari beroperasi di Depok, juga dapat dicatat dalam daftar penerima bantuan dari Pemkot Depok.

Para pengendara ojek online juga dapat dicatat sebagai penerima bantuan karena terpukul oleh PSBB ketika dilarang membawa penumpang.

“Kalau yang bukan warga Depok (agar bisa terdaftar, syaratnya) memang dia tugas atau pekerjaannya di Depok. Dia pembantu rumah tangga, orang Cianjur, enggak bisa pulang. Dia akan (berstatus) terdampak, kalau memang dia tidak bisa melakukan apa-apa,” ujarnya.

Dia juga menegaskan, pihaknya akan bersinergi dengan Badang Anggaran (Banggar) DPRD Kota Depok agar bisa menganggarkan dari pos-pos kegiatan yang tidak mungkin laksanakan untuk penanganan Covid-19.

“Iya kami terus sinergi dengan Banggar di DPRD untuk bisa terus dianggarkan dari pos-pos kegiatan yang tidak mungkin laksanakan, seperti pelatihan, akan dialihkan ke dana Covid-19. Itu yang sifatnya taktis,” ujarnya. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok