Menu

Mode Gelap
Senin, 2 Februari 2026 | 13:58 WIB

Bekasi

PAD Pajak Kabupaten Bekasi Capai 126,9 Miliar

badge-check


					PAD Pajak Kabupaten Bekasi Capai 126,9 Miliar Perbesar

Harian Sederhana, Cikarang Pusat – Selama terjadinya pandemi corona atau Covid-19, Pendapatan Asli Daerah atau PAD dari sisi pajak dan retribusi daerah Kabupaten Bekasi tembus Rp126,9 miliar pada triwulan pertama tahun ini.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pembukuan di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi, Akam Muharan menuturkan, target yang direncanakan pemerintah daerah di triwulan pertama di kisaran 15 sampai 20 persen dari total target tahunan.

“Berdasarkan catatan kami untuk triwulan pertama sudah memenuhi target bahkan ada yang lebih dari 20 persen,” tuturnya kepada wartawan, Selasa (21/04).

Dari pencapaian target itu, pendapatan terbesar berasal dari sektor pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang terkonfirmasi mencapai Rp110 miliar atau 15 persen dari target akhir tahun sebesar Rp805 miliar.

“Memang dalam setiap tahunnya sektor ini (BPHTB) menjadi salah satu primadona, termasuk saat akhir triwulan pertama kemarin,” ujarnya.

Kemudian pendapatan yang berasal dari sektor pajak hotel dan restoran. Dari target Rp40 miliar di akhir tahun, pendapatan dari sektor ini sudah mencapai Rp7,3 miliar pada akhir triwulan pertama.

“Pajak sektor hiburan di akhir triwulan pertama sudah masuk hingga 20,92 persen, nilainya mencapai Rp3,8 miliar dari target Rp18,3 miliar setahun,” katanya.

Akam melanjutkan pendapatan lain berasal dari pajak reklame yakni sebesar Rp2,5 miliar atau 15 persen dari target setahun senilai Rp16,7 miliar. Sementara dari sektor parkir pajak yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp3,3 miliar dari total target Rp15,3 miliar atau setara 21,3 persen.

“Secara keseluruhan sudah tercapai karena pada triwulan pertama kemarin target capaian kami per item ada yang 15 dan 20 persen. Pandemi COVID-19 saat ini belum mengganggu capaian PAD kami di triwulan pertama tahun ini,” ucapnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi Herman Hanafi mengatakan capaian PAD ini berhasil diraih berkat kerja keras dan kontribusi semua pihak termasuk wajib pajak. “Berkaitan dengan COVID-19, pendapatan di triwulan satu belum berpengaruh soalnya saat itu baru sebatas gejala awal,” katanya.

Menurut dia untuk mencapai target sekaligus optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, pihaknya terus mengupayakan mencari potensi-potensi PAD meski sebagian pegawai bekerja dari rumah karena wabah corona.

“Kami akan tetap memaksimalkan pelayanan dan terus menggali potensi-potensi PAD dari sejumlah sektor baru, sedang kami formulasikan,” kata Herman. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PMI Asal Takengon Ditemukan Meninggal di Johor, Proses Pemulangan Dikawal Haji Uma

28 Januari 2026 - 11:52 WIB

Pantai Larangan Tegal Dipenuhi Kayu Gelondongan Berbagai Ukuran

26 Januari 2026 - 22:02 WIB

Longsor di Cisarua Bandung Barat, Sekitar 20 Rumah Warga Tertimbun

25 Januari 2026 - 15:09 WIB

Menyoroti bencana tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026. (Instagram.com/@infojawabarat)

Lembaga Survei KedaiKOPI Rilis Riset Soal Kriteria Pemimpin Ideal, Ini Hasilnya

12 Januari 2026 - 14:32 WIB

Kementerian Kebudayaan Gelar Apresiasi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

18 Desember 2025 - 12:59 WIB

Trending di Nasional