Menu

Mode Gelap
Kamis, 6 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Depok

Badai Corona, UMKM Merana

badge-check


					FOTO Ilustrasi Perbesar

FOTO Ilustrasi

Senada dengan Rahma, Rudi Murodi selaku Koordinator UMKM Kecamatan Sukmajaya membenarkan banyak pelaku UMKM yang merana akibat pandemi Covid-19. Tak hanya bisa berproduksi, kredit yang berjalan pun menjadi tersendat. Usaha saja susah payah, apalagi masih harus membayar cicilan kredit.

“Bahan pokok yang tinggi, angka penjualan yang merosot membuat UMKM terjungkal. Jangankan UMKM, pelaku usaha besar juga ‘terlentang’. Karena memang tidak ada orang yang berkumpul, membuat semua lini bisnis melesu,” kata Rudi.

Dia menyebut, jual beli produk melalui online atau digital juga tidak semuanya sukses menjalankannya. Pasalnya, banyak juga pelaku UMKM yang masih belum memahami atau mengerti cara marketing ataupun jual beli online.

“Saat ini juga yang jualan online juga sepi. Hal ini lantaran banyaknya penipuan kepada pembeli yang membeli produk dari online,” katanya.

Sebelum pandemi ini, permasalahan tingginya harga bahan produksi menjadi persoalan. Untuk itu, dirinya sudah mengusulkan jauh-jauh hari agar adanya Gudang Ketahanan Pangan untuk menyediakan bahan produksi yang terjangkau.

“Depok dari dulu membutuhkan Gudang Ketahanan Pangan yang mana tujuannya penyediaan bahan baku untuk produksi pelaku UMKM. Jadi pelaku UMKM tidak bergantung pada distributor tidak berdampak akibat kenaikan bahan baku yang saat ini naik dan turun secara drastis,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Munas FSP PPMI SPSI VIII di Solo, Arnod Sihite Aklamasi Jadi Ketua Umum

2 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Respon Politkus Asal Depok Soal Dokter Muda yang Jalani Program Internsip Dokter Indonesia

30 Juli 2026 - 18:59 WIB

dr. M. Zulfikar Drakel Wafat Saat Bertugas, Ini Tanggapan Novi Anggriani

24 Juli 2026 - 08:24 WIB

Klinik Ismail Medika Depok Buka Layanan Vaksinasi Internasional: Harganya Terjangkau

23 Juli 2026 - 13:42 WIB

Aktivis Perempuan Novi Anggriani Gandeng Law Firm Kawal Dugaan Kasus Penipuan

8 Juli 2026 - 18:42 WIB

Trending di Nasional