Menu

Mode Gelap
Senin, 4 Mei 2026 | 06:38 WIB

Depok

Depok Kekurangan APD untuk Tenaga Medis

badge-check


					Depok Kekurangan APD untuk Tenaga Medis Perbesar

Harian Sederhana, Depok – Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyebut sampai saat ini tenaga-tenaga medis yang ada di wilayahnya mengalami krisis alat pelindung diri atau APD dalam menghadapi pandemi virus corona (Covid-19).

“Persediaan stok APD di rumah sakit dan puskesmas saat ini sangat terbatas. Karena APD sangat sangat langka di pasaran sehingga kami kesulitan dalam pengadaan barang,” tuturnya dalam rilis resmi yang diterima Harian Sederhana, Jumat (27/03).

Dalam rilisnya, orang nomor satu di Kota Depok ini mengaku akan terus berupaya mengakses ke banyak distributor untuk penyediaan APD yang diperuntukkan bagi para tenaga medis di Kota Depok.

“Selain itu kami belum menerima bantuan kiriman APD dari provinsi (Jawa Barat-red), sedangkan dari pemerintah pusat, (APD) diberikan sangat terbatas bersamaan dengan alat rapid test (tes cepat Covid-19),” katanya.

Terkait adanya informasi tenaga kesehatan di Puskesmas yang menggunakan APD yang dimodifikasi dari jas hujan, Idris mengakui bahwa itu adalah kreasi dan swadaya para tenaga kesehatan di tengah keterbatasan APD pada situasi yang sangat darurat.

“Itulah bentuk perjuangan mereka para tenaga kesehatan, kita harus hargai dan ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas pengorbanan mereka. Saat ini kami sedang melakukan pengadaan APD melalui anggaran Belanja Tidak Terduga termasuk untuk pemenuhan kebutuhan puskesmas-puskesmas,” ujar Idris.

Sebelumnya, Gugus Tugas Covid-19 Fraksi PKS menyerahkan bantuan APD berupa jas hujan sebanyak 322 buah kepada Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 di Balai Kota Depok pada Kamis, 26 Maret 2020.

Ketua Gugus Penanggulangan Covid-19 Fraksi PKS, Supariyono menuturkan bantuan tersebut adalah hasil saweran dari anggota fraksi yang dikumpulkan berdasarkan kemampuan dan kerelaan masing-masing anggota.

“Semoga bantuan ini bisa mengatasi kedaruratan ketersediaan APD yang dihadapi para tenaga kesehatan. Idealnya memang APD yang standar, namun karena di lapangan langka sekali maka tiada akar rotan pun jadi. Kami bersepakat untuk membeli jas hujan setelah berkonsultasi dengan Gugus Covid-19 Pemkot Depok,” tuturnya kepada Harian Sederhana.

Suparyono menyebut para tenaga medis saat ini memang sangat membutuhkan APD. Fraksi PKS pun berharap agar bantuan APD dari pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan yang sesuai standar kualifikasi segera tiba.

“Perlu gerak cepat jangan sampai melonjaknya pasien Covid-19 tidak diikuti dengan perlindungan para tenaga kesehatan. Kita khawatir jika mereka akan jadi korban, siapa yang akan menolong masyarakat,” tutup Suparyono.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok