Menu

Mode Gelap
Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Depok

Depok Peringati Hari Santri

badge-check


					Wali Kota Depok, Mohammad Idris bersama Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna pose  bersama santri usai Upacara Hari Santri Nasional 2019 di halaman Balaikota. Perbesar

Wali Kota Depok, Mohammad Idris bersama Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna pose bersama santri usai Upacara Hari Santri Nasional 2019 di halaman Balaikota.

Harian Sederhana, Depok – Memperingati Hari Santri Nasiolan 2019, Pemkot Depok menggelar upacara di Balaikota. Dalam kegiatan itu, aparatur pemerintah serentak mengenakan busana ala santri.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengatakan, peringatan Hari Santri Nasional (HSN) sebagai momentum revitalisasi perjuangan membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu, para santri diingatkan agar memegang teguh prinsip Islam dalam kehidupan sehari-hari demi menjaga persatuan bangsa sebagaimana yang ditunjukkan para ulama dan santri yang kompak mengusir penjajah.

“Jadi, Hari Santri ini (Selasa, 22 Oktober) sebagai revitalisasi perjuangan membela NKRI. Karena Kita sama-sama tahu, peranan mereka begitu besar bagi kemerdekaan bangsa Indonesia,” kata Idris usai upacara, kemarin.

Dikatakannya, banyak peristiwa monumental yang berkaitan dengan peranan ulama dan santri. Seperti saat dikeluarkannya Resolusi Jihad dari pimpinan Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asy’ari, pada 22 Oktober 1945 silam. Sikap tersebut, dikatakannya, adalah jawaban umat Islam terhadap penjajahan Belanda yang ingin kembali merebut kemerdekaan bangsa.

“Melalui resolusi inilah semangat perjuangan berkobar, hingga memunculkan peristiwa monumental Hari Pahlawan Nasional yang diperingati setiap tanggal 10 November,” ujarnya.

Lebih lanjut, dikatakan, tanggal 22 Oktober menjadi latar belakang ditetapkannya HSN oleh Pemerintah Republik Indonesia (RI). Dengan adanya peringatan tersebut, diharapkan para santri tetap memegang teguh semangat keislamannya dan menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan bangsa.

“Bagi para santri dan pengasuh pesantren Mari kita gelorakan santri yang santun, tegas, dan ramah untuk Indonesia,” tandasnya.
Dalam upacara Hari Santri Nasional, Mohammad Idris menjadi Inspektur Upacara mengenakan busana ala santri, kain sarung dan jas berwarna coklat muda serta peci hitam. Sedangkan Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengenakan sarung dan baju koko putih serta peci hitam. Upacara tersebut dihadiri sedikitnya 1500 santri dari berbagai Pondok Pesantren di Kota Depok. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Peringati HUT ke 81 Ombudsman RI Buka Layanan Aduan Pelayanan publik di CFD

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Munas FSP PPMI SPSI VIII di Solo, Arnod Sihite Aklamasi Jadi Ketua Umum

2 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Respon Politkus Asal Depok Soal Dokter Muda yang Jalani Program Internsip Dokter Indonesia

30 Juli 2026 - 18:59 WIB

dr. M. Zulfikar Drakel Wafat Saat Bertugas, Ini Tanggapan Novi Anggriani

24 Juli 2026 - 08:24 WIB

Klinik Ismail Medika Depok Buka Layanan Vaksinasi Internasional: Harganya Terjangkau

23 Juli 2026 - 13:42 WIB

Trending di Depok