Menu

Mode Gelap
Selasa, 5 Mei 2026 | 07:40 WIB

Depok

Hasbullah Rahmad : Jawa Barat Siapkan Rp16 Triliun untuk Membantu Perekonomian Warga

badge-check


					Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasbullah Rahmad Perbesar

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasbullah Rahmad

Harian Sederhana, Depok – Angggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Dapil Kota Depok-Bekasi, Hasbullah Rahmad angkat bicara terkait penanganan dan dampak pandemi corona atau Covid-19.

Hasbullah membahas beberapa persoalan yang terjadi ditengah pandemi global Covid-19 yang menyerang lebih dari 220 negara di dunia, termasuk Indonesia. Salah satu yang menjadi catatan Hasbullah adalah tentang perhatian terhadap masyarakat terdampak virus corona.

Ia mengatakan, DPRD bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 16 triliun untuk membabntu perekonomian warga yang terdampak Covid-19.

Mengenai kriteria siapa yang terdampak, Hasbullah menyebutkan ada beberapa diantaranya pekerja yang dirumahkan karena antisipasi penyebaran virus yang dilakukan oleh kantor tempat bekerja.

“Ada juga ojek online yang pemasukannya menurun akibat sepi penumpang, itu yang menjadi prioritas kami,” tutur Hasbullah ketika dihubungi Harian Sederhana, Rabu (01/04).

Hasbullah menerangkan, Pemprov Jawa Barat sejauh ini telah mengantongi sekitar 1,6 juta jiwa yang terdampak secara langsung akibat pandemi Covid-19. Kesemuanya dikatakan akan mendapat bantuan dalam bentuk logistik atau kebutuhan bahan pokok senilai Rp 500 ribu.

“Gubernur sudah mengirimkan surat edaran kepada bupati mapun wali kota se-Jawa Barat untuk mendata secara akurat orang-orang yang terdampak terhadap virus corona, data itu nantinya akan diolah Bapedda dan disetorkan kepada Pemprov Jawa Barat,” tutur Hasbullah.

Hasbullah melanjutkan, selain dampak sosial ekonomi dari virus corona, ada hal lebih penting yang harus dibahas, yaitu bagaiaman cara memerangi virus Covid-19, baik terhadap yang terkonfirmasi positif, orang dalam pemantauan (ODP) ataupun pasien dalam pengawasan (PDP.

“Ketiga kriteria tersebut yang menjadi akar masalahnya, kalau tidak segera diselesaikan, efek dominonya akan semakin luas,” ucapnya.

Dampak yang akan ditimbulkan, kata dia, tidak hanya pada konteks sosial ekonomi, namun lebih kepada pelayanan publik. Semua roda kehidupan akan terganggu jika akar masalah Covid-19 tidak segera ditangani.

Hasbullah melanjutkan, bagi terkonfirmasi positif, ODP dan PDP agar segera dilakukan penanganan secara medis karena Pemprov juga memberikan bantuan fasilitas bagi rumah sakit se-Jabar yang menangani kasus covid-19.

“Harusnya pemerintah daerah menyiapkan satu lantai di RS khusus bagi pasien covid-19, sehingga mengecilkan pos sosialnya. Depok ini masuk zona merah,” tegas Hasbullah.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok