Menu

Mode Gelap
Senin, 29 Juni 2026 | 13:20 WIB

Depok

Hepatitis A Serang SMPN 20

badge-check


					Hepatitis A menyerang sejumlah pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 20 Kota Depok. Perbesar

Hepatitis A menyerang sejumlah pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 20 Kota Depok.

Harian Sederhana, Depok – Hepatitis A menyerang sejumlah pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 20 Kota Depok. Hal tersebut diungkapkan Kepala SMPN 20 Kota Depok, Komar kepada Harian Sederhana pada Selasa (19/11).

“Ya, kurang lebih dari 40 pelajar SMPN 20 Kota Depok terindikasi menderita Hepatitis A,” kata Komar.

Komar mengatakan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) baru saja memeriksa sejumlah siswa disekolahnya dengan mengambil sample darah. Sementara ini, kata Komar, sudah lebih dari 30 siswa yang diketahui sudah dirawat di beberapa rumah sakit.

“Karena data yang masuk di kami baru segitu, tapi ada kemungkinan beberapa masih dirawat dirumah,” tambah Komar.

Komar juga menuturkan, saat ini pihaknya masih menunggu intruksi dari Dinkes Kota Depok, apakah sekolah harus diliburkan atau tetap berjalan seperti biasa, karena menurut Dinkes, libur tidak juga bisa mencegah penularan.

Komar mengaku sudah melaporkan peristiwa itu kepada pihak Dinas Pendidikan, Dinkes dan Puskesmas setempat untuk mengetahui dari mana virus itu berasal. Hal itu dilakukan agar penyebarannya tidak meluas.

“Kami usahakan agar tidak menyebar luas dan yang tidak terjangkit agar bisa waspada menjaga diri,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita mengatakan sudah mengetahui apa yang terjadi di SMPN 20 itu. Dikatakan Nova, pihaknya juga langsung melakukan pemeriksaan kepada sejumlah siswa yang terjangkit.

Selain penderita, Nova juga katakan telah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah pedagang makanan yang ada di sekitar SMPN 20. Menurut Nova, penyebab utama penyebaran virus itu berasal dari makanan yang tercemar.

“Kami lakukan cek darah dan pemeriksaan anus kepada penderita. Hal itu dilakukan untuk mengetahui darimana virus itu berasal,” ujar Nova.

Namun, kata dia, untuk mengetahui hasilnya masih menunggu waktu sekitar dua minggu, sampai hasil cek darahnya keluar. Nova juga menekankan pihaknya telah melakukan penyuluhan pola hidup sehat kepada seluruh sekolah yang ada di Kota Depok.

“Ayo jaga kebersihan, lakukan pola hidup sehat. Bagi anak-anak, jangan jajan sembarangan agar tidak terserang penyakit,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Luncurkan Program SIGAP JKN, BPJS Kesehatan Gandeng Universitas Indonesia Tingkatkan Literasi Masyarakat

27 Juni 2026 - 22:08 WIB

MBG Menuai Polemik, Begini Kata Pemerhati Perempuan dan Anak

19 Juni 2026 - 20:04 WIB

PT Karabha Digdaya dan IJTI Depok Gelar Innovation Challenge Penanganan Sampah

20 Mei 2026 - 13:33 WIB

Begini Tanggapan PT Immortal Cosmedika Indonesia Terkait Demo Serikat Pekerja di Depok

20 Mei 2026 - 00:25 WIB

Damkar Depok Evakuasi Ular Sanca 3 Meter di Rumah Warga Sukmajaya

13 Mei 2026 - 14:43 WIB

Trending di Depok