Menu

Mode Gelap
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:04 WIB

Politik

Kantongi Formulir C1, DPD PAN Cianjur Siap Perang Data

badge-check


					Sekretaris DPD PAN Cianjur Hendi Mulyana. (FOTO : Ruslan Ependi/Harian Sederhana) Perbesar

Sekretaris DPD PAN Cianjur Hendi Mulyana. (FOTO : Ruslan Ependi/Harian Sederhana)

Harian Sederhana, Cianjur – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Cianjur siapkan amunisi berupa C1 bila ada tanda-tanda kejanggalan dalam rekapitulasi suara yang merugikan para Calon Legislatifnya (Caleg).

“Oh, iya dong. Kita sangat siap perang data bila ada indikasi penghitungan suara yang merugikan,” ucap Sekretaris DPD PAN Cianjur Hendi Mulyana, Kamis (25/4/2019).

Menurutnya, persiapan data – data C1 yang sudah dikumpulkan dari semua TPS di seluruh kecamatan yang ada di Cianjur tersebut untuk menjaga perolehan suara Calon Legislatif (Caleg) PAN untuk DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten serta suara Calon Presiden/ Wakil Presiden Nokor urut 02 Prabowo – Sandi.

“Contohnya, di salah satu TPS di Kecamatan Cilaku kami mendapatkan 28 suara, namun saat di C1 cuma 18. Akhirnya kami berhasil mengembalikan angka 28 itu kembali,” ucapnya.

Hendi menyatakan, dirinya sudah mendapatkan indikasi yang kurang berkenan menyangkut kejanggalan yang terjadi di Daerah Pemilihan (Dapil) 5.

Menurut dia, informasi itu menyebutkan adanya raihan suara sebuah partai yang jumlahnya serempak di angka 5 ribu di beberapa kecamatan seperti Kadupandak, Sindangbarang dan Cidaun.

“Ini baru informasi awal. Tentu kami harus memverifikasi isue yang janggal ini terlebih dahulu,” tutup Hendi.

(*)

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tajudin Tabri Dapat Restu Pimpin Golkar Depok: Tanggung Jawab Besar

28 April 2026 - 09:49 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, Pemerhati Perempuan di Depok Beri Saran Ini

14 April 2026 - 20:17 WIB

BRI BO Gatot Subroto Salurkan Jumat Berkah

13 April 2026 - 16:20 WIB

Pileg 2029 PDI Perjuangan Depok Menargetkan 11 Kursi, Yuni: Kita Solid

6 April 2026 - 22:12 WIB

KSPSI: Stop Wacana Dua Periode dan Figur Wapres Baru

17 Februari 2026 - 01:30 WIB

Trending di Politik