Menu

Mode Gelap
Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:33 WIB

Nasional

Mahasiswa Sumsel Kembali Gelar Aksi

badge-check


					Ribuan mahasiswa dari lima fakultas di Universitas Pakuan atau Unpak akan mengepung Balai Kota Bogor untuk menuntut keadilan. Perbesar

Ribuan mahasiswa dari lima fakultas di Universitas Pakuan atau Unpak akan mengepung Balai Kota Bogor untuk menuntut keadilan.

Harian Sederhana, Palembang – Aliansi Mahasiswa Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menggelar aksi damai turun ke jalan untuk menegaskan sikap penolakan terhadap Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu, aksi tersebut sekaligus bentuk solidaritas atas meninggalnya dua mahasiswa di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Sekitar 500 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Palembang berkumpul di Bundaran Air Mancur, Masjid Agung Palembang, Selasa sore.

Mereka mengenakan busana serba hitam sebagai simbol solidaritas terhadap dua mahasiswa korban penembakan di Kendari.

“Kami meminta polisi segera mengusut pelaku penembakan terhadap kawan kami di Kendari, adili siapa pun pelakunya,” kata koordinator aksi Radian Ramadhani seperti dikutip Antara News, Selasa (1/10).

Menurut dia, aksi mereka juga ditujukan kepada korban-korban lain yang terus berjatuhan selama aksi-aksi menolak UU KPK di berbagai daerah sejak dua pekan lalu hingga hari ini.
​​​
Demokrasi itu suci, kata dia, sehingga bentuk-bentuk tindakan represif yang mengekang kebebasan berpendapat tidak boleh ada di Indonesia, dan pemangku kepentingan diminta memperhatikan aspirasi serta berpihak kepada rakyat.

Selain menggalang solidaritas, mahasiswa juga menegaskan sikap tetap menolak UU KPK dan menyampaikan kritik terhadap RKUHP, penanganan kabut asap, kekerasan di Papua.

Tuntutan lainnya adalah konflik agraria, RUU Pertanahan, RUU PKS, RUU Minerba, RUU Perkelapasawitan, tindakan represif aparat, RUU Ketenagakerjaan, dan pemindahan ibu kota negara.

“Selama Perppu KPK belum dikeluarkan Presiden, kami akan terus turun ke jalan karena tidak boleh ada pelemahan KPK,” kata Radian lagi.

​​​​​​Aksi massa sempat jeda saat Shalat Magrib. Saat mahasiswa berbondong masuk ke Masjid Agung Palembang, polisi membagikan ratusan kotak snack kepada mahasiswa.

“Ambil saja, snacknya gratis,” kata salah seorang anggota Polresta Palembang yang membagikan snack.

Aksi mahasiswa mendapat pengamanan kerat ratusan personel kepolisian, nampak mobil water cannon parkir di dekat lokasi mahasiswa yang memenuhi bundaran air mancur, dan hingga pukul 19.00 WIB massa mahasiswa itu masih bertahan. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PMI Asal Takengon Ditemukan Meninggal di Johor, Proses Pemulangan Dikawal Haji Uma

28 Januari 2026 - 11:52 WIB

Longsor di Cisarua Bandung Barat, Sekitar 20 Rumah Warga Tertimbun

25 Januari 2026 - 15:09 WIB

Menyoroti bencana tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026. (Instagram.com/@infojawabarat)

Lembaga Survei KedaiKOPI Rilis Riset Soal Kriteria Pemimpin Ideal, Ini Hasilnya

12 Januari 2026 - 14:32 WIB

Kementerian Kebudayaan Gelar Apresiasi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

18 Desember 2025 - 12:59 WIB

KPK Masih Usut Soal Penyaluran Dana CSR BI dan OJK

14 Desember 2025 - 14:12 WIB

Trending di Nasional