Menu

Mode Gelap
Selasa, 3 Februari 2026 | 21:35 WIB

Bekasi

Pasien RSDH Cianjur Negatif Corona

badge-check


					Korban meninggal lantaran bukan karena virus corona. (FOTO : Istimewa) Perbesar

Korban meninggal lantaran bukan karena virus corona. (FOTO : Istimewa)

Saat ini, sudah ada 155 spesimen yang diambil dari seluruh Indonesia. Dua di antaranya masih diperiksa. “Kemudian kasus terakhir Indonesia, kami pemeriksaan untuk 155 spesimen. Di antaranya 2 positif yang kemarin (diumumkan), dan masih ada 2 yang belum diperiksa. Ini berasal dari 40 RS di 23 provinsi,” tutup Yuri.

Sementara itu, Sudrajat selaku perwakilan keluarga, membantah jika Darja terinveksi virus corona. Sejatinya, RSDH Cianjur juga telah memberikan klarifikasi atas dugaan terpaparnya Darja dari virus corona.

“Dari rumah sakit di Cianjur, dokter juga menyatakan ini negatif corona,” tutur Sudrajat di rumah duka Perumahan Villa Bekasi Indah I RT 008/012 Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Selasa (03/03).

Ia menjelaskan jika adik iparnya itu meninggal atas penyakit pembengkakan paru-paru hingga mengalami sesak nafas. Sakit itu sudah dirasakan mulai dari Darja bertugas di Malaysia.

“Habis pulang dari Malaysia sakitnya memang, tapi bukan virus corona,” pungkasnya.

Sementara itu di rumah duka, nampak tenda berukuran 4 x 4 meter sudah terpasang dan saat jenazah tiba, dua petugas mengenakan penutup pakaian rapih sesuai standar penanganan penyakit corona menurunkan jenazah yang dibungkus kantong jenazah. Kemudian setelah disalatkan lalu dimakamkan di TPU Mangunjaya, Tambun Selatan.

Untuk diketahui, sebelumnya seorang warga Kabupaten Bekasi bernama Darja dirawat lantaran mengeluhkan gejala sesak napas usai bepergian dari Malaysia. Pegawai Badan Usaha Milik Negara, PT. Telkom itu diketahui sempat berkunjung ke Malaysia pada 14 hingga 17 Februari 2020.

Selama dua hari setelah kepulangannya dari Malaysia, pasien masih dalam kondisi baik, namun mulai tanggal 20 Februari pasien mulai merasakan demam dan batuk. Sehingga, pada tanggal 22 hingga 26 Februari, yang bersangkutan dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi.

Pasien yang belum sembuh 100 persen itu kemudian memutuskan untuk pulang ke rumah pada 26 Februari 2020. Kemudian pada 29 Februari, Darja pergi ke kediaman saudaranya di Ciranjang, Cianjur sambil melakukan pengobatan alternatif atas penyakitnya yang belum sembuh 100 persen.

Karena kondisinya yang semakin drop pasien kemudian dilarikan ke RSDH Cianjur untuk mendapatkan perawatan medis pada saat itu juga. Tim medis sempat menyatakan kondisi Darja membaik, dan rencananya akan dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Sayangnya, pada Selasa, 3 Maret 2020 dini hari pasien dinyatakan meninggal dunia sebelum sempat dirujuk ke RSHS Bandung. Jenazah yang bersangkutan dikebumikan di Kabupaten Bekasi. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PMI Asal Takengon Ditemukan Meninggal di Johor, Proses Pemulangan Dikawal Haji Uma

28 Januari 2026 - 11:52 WIB

Pantai Larangan Tegal Dipenuhi Kayu Gelondongan Berbagai Ukuran

26 Januari 2026 - 22:02 WIB

Longsor di Cisarua Bandung Barat, Sekitar 20 Rumah Warga Tertimbun

25 Januari 2026 - 15:09 WIB

Menyoroti bencana tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026. (Instagram.com/@infojawabarat)

Lembaga Survei KedaiKOPI Rilis Riset Soal Kriteria Pemimpin Ideal, Ini Hasilnya

12 Januari 2026 - 14:32 WIB

Kementerian Kebudayaan Gelar Apresiasi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

18 Desember 2025 - 12:59 WIB

Trending di Nasional