Menu

Mode Gelap
Minggu, 9 Agustus 2026 | 11:29 WIB

Bekasi

TKA China Tewas di Proyek Apartemen, Cikarang Heboh

badge-check


					Proyek Apartemen Meikarta, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. (FOTO : Istimewa) Perbesar

Proyek Apartemen Meikarta, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. (FOTO : Istimewa)

Jumlah Tenaga Kerja asa China yang bekerja di Kota maupun Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mencapai 1.685 orang. Mereka melakukan rutinitas di wilayah ini.

Meski mereka melakukan rutinitas di Bekasi, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti, sejauh ini pihaknya belum ada laporan maupun warga yang terkena virus korona.

Terlebih lagi, pihaknya telah melakukan pemeriksaan ke sejumlah perusahaan di delapan kawasan industri yang mempekerjakan TKA asal Tiongkok berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja setempat.

“Kita lakukan screening dan tes kesehatan terhadap TKA asal China tersebut termasuk yang baru tiba di Kabupaten Bekasi,” kata Enny ketika dikonfirmasi wartawan, Minggu (09/02).

Sehingga, Enny memastikan, pihaknya belum menerima laporan maupun temuan adanya TKA asal China yang terpapar virus mematikan tersebut. “Zero suspect alias negatif, kami nyatakan Bekasi bebas dari penyebaran virus korona,” kata dia.

Dia pun mengimbau agar warga selalu antisipasi penyebaran penyakit pneumonia berat yang belum diketahui etiologinya itu. “Kewaspadaan, kesiapsiagaan, dan antisipasi potensi penyebaran penyakit ini penting untuk diketahui masyarakat,” kata dia.

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) serta Puskesmas setempat agar menjemput bola dalam menditeksi virus tersebut.

“Kami juga sudah berkomunikasi dengan pihak RSUD dan Puskesmas agar melakukan respon dengan deteksi, pencegahan, dan antisipasi munculnya kasus ini di kemudian hari,” kata dia.

Sedangkan, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi Suhup menjamin, wilayah Kabupaten Bekasi terbebas dari virus yang saat ini menyebar ke sejumlah negara itu.

“Saya berani jamin di Bekasi aman, termasuk di perusahaan yang mempekerjakan TKA asal China (Tiongkok),” kata dia.

Suhup memastikan iklim investasi di Kabupaten Bekasi tidak terpengaruh kekhawatiran penyebaran virus korona khususnya di sejumlah kawasan industri yang tersebar di wilayahnya.

“Saya bukannya takabur, sebab dari informasi yang saya dapat ketika turun langsung ke beberapa perusahaan, virus korona tidak ditemukan,” kata dia. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Semangat Berbagi, BRI Bekasi Harapan Indah Gelar Jumat Berkah ke Masyarakat

5 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Munas FSP PPMI SPSI VIII di Solo, Arnod Sihite Aklamasi Jadi Ketua Umum

2 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Respon Politkus Asal Depok Soal Dokter Muda yang Jalani Program Internsip Dokter Indonesia

30 Juli 2026 - 18:59 WIB

dr. M. Zulfikar Drakel Wafat Saat Bertugas, Ini Tanggapan Novi Anggriani

24 Juli 2026 - 08:24 WIB

Aktivis Perempuan Novi Anggriani Gandeng Law Firm Kawal Dugaan Kasus Penipuan

8 Juli 2026 - 18:42 WIB

Trending di Nasional