Menu

Mode Gelap
Selasa, 3 Februari 2026 | 06:59 WIB

Bekasi

Warga Bekasi Tes Corona

badge-check


					Pemkab Bekasi menyelenggarakan rapid test atau tes cepat Covid-19. Perbesar

Pemkab Bekasi menyelenggarakan rapid test atau tes cepat Covid-19.

Alat Rapid Test berupa test pack dimana pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel darah kapiler, lalu diteteskan ke alat test pack. Pelaksanaan Rapid test ini diharapkan dapat mengetahui dan menekan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

Sementara, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menerangkan, pemeriksaan rapid test corona dilakukan terhadap 700 ODP dan PDP corona. Petugas melakukan pemeriksaan secara door to door dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

“Hari ini (kemarin) ada 700-an lebih pengambilan sampel darah di masyarakat,” tuturnya kepada wartawan, Kamis (26/03).

Menurut dia, mereka yang diambil darahnya dalam rapid test corona antara lain orang dalam pemantauan (ODP), orang yang pernah berinteraksi dengan pasien dalam pengawasan (PDP), tokoh masyatakat, tokoh agama, dan orang yang memiliki interaksi sosial tinggi.

Hasil rapid test Covid-19 itu akan diumumkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Sabtu 28 Maret mendatang. Karena itu, Pemkot Bekasi menargetkan pemeriksaan cepat ini rampung pada Jumat. Adapun jumlah rapid test kit untuk Kota Bekasi sebanyak 2.000 unit.

“Sabtu pagi atau malam sudah bisa diumumin,” kata Rahmat Effendi.

Bagi yang terkonfirmasi positif, kata dia, pemerintah telah menyiapkan ruang isolasi di RSUD sebagai rumah sakit utama rujukan. Jika penuh, dibantu 10 rumah sakit rujukan tipe B. “Alternatif lain rumah sakit tipe C dan tipe D,” kata dia.

Kemungkinan terburuk, kata dia, pemerintah Bekasi telah menyiapkan Asrama Haji, Islamic Center, hingga Stadion Patriot sebagai rumah sakit darurat. “Mudah-mudahan yang darurat tidak sampai dipakai, makanya kami imbau masyarakat patuh dengan arahan pemerintah,” kata dia.

Imbauan itu adalah sosial distancing, menjaga kesehatan, tetap berada di rumah, dan selalu cuci tangan menggunakan sabun. Upaya ini adalah untuk memutus rantai penularan virus corona di masyarakat. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PMI Asal Takengon Ditemukan Meninggal di Johor, Proses Pemulangan Dikawal Haji Uma

28 Januari 2026 - 11:52 WIB

Pantai Larangan Tegal Dipenuhi Kayu Gelondongan Berbagai Ukuran

26 Januari 2026 - 22:02 WIB

Longsor di Cisarua Bandung Barat, Sekitar 20 Rumah Warga Tertimbun

25 Januari 2026 - 15:09 WIB

Menyoroti bencana tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026. (Instagram.com/@infojawabarat)

Lembaga Survei KedaiKOPI Rilis Riset Soal Kriteria Pemimpin Ideal, Ini Hasilnya

12 Januari 2026 - 14:32 WIB

Kementerian Kebudayaan Gelar Apresiasi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

18 Desember 2025 - 12:59 WIB

Trending di Nasional