Menu

Mode Gelap
Jumat, 7 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Bekasi

Warga Bekasi Tes Corona

badge-check


					Pemkab Bekasi menyelenggarakan rapid test atau tes cepat Covid-19. Perbesar

Pemkab Bekasi menyelenggarakan rapid test atau tes cepat Covid-19.

Alat Rapid Test berupa test pack dimana pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel darah kapiler, lalu diteteskan ke alat test pack. Pelaksanaan Rapid test ini diharapkan dapat mengetahui dan menekan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

Sementara, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menerangkan, pemeriksaan rapid test corona dilakukan terhadap 700 ODP dan PDP corona. Petugas melakukan pemeriksaan secara door to door dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

“Hari ini (kemarin) ada 700-an lebih pengambilan sampel darah di masyarakat,” tuturnya kepada wartawan, Kamis (26/03).

Menurut dia, mereka yang diambil darahnya dalam rapid test corona antara lain orang dalam pemantauan (ODP), orang yang pernah berinteraksi dengan pasien dalam pengawasan (PDP), tokoh masyatakat, tokoh agama, dan orang yang memiliki interaksi sosial tinggi.

Hasil rapid test Covid-19 itu akan diumumkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Sabtu 28 Maret mendatang. Karena itu, Pemkot Bekasi menargetkan pemeriksaan cepat ini rampung pada Jumat. Adapun jumlah rapid test kit untuk Kota Bekasi sebanyak 2.000 unit.

“Sabtu pagi atau malam sudah bisa diumumin,” kata Rahmat Effendi.

Bagi yang terkonfirmasi positif, kata dia, pemerintah telah menyiapkan ruang isolasi di RSUD sebagai rumah sakit utama rujukan. Jika penuh, dibantu 10 rumah sakit rujukan tipe B. “Alternatif lain rumah sakit tipe C dan tipe D,” kata dia.

Kemungkinan terburuk, kata dia, pemerintah Bekasi telah menyiapkan Asrama Haji, Islamic Center, hingga Stadion Patriot sebagai rumah sakit darurat. “Mudah-mudahan yang darurat tidak sampai dipakai, makanya kami imbau masyarakat patuh dengan arahan pemerintah,” kata dia.

Imbauan itu adalah sosial distancing, menjaga kesehatan, tetap berada di rumah, dan selalu cuci tangan menggunakan sabun. Upaya ini adalah untuk memutus rantai penularan virus corona di masyarakat. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Semangat Berbagi, BRI Bekasi Harapan Indah Gelar Jumat Berkah ke Masyarakat

5 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Munas FSP PPMI SPSI VIII di Solo, Arnod Sihite Aklamasi Jadi Ketua Umum

2 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Respon Politkus Asal Depok Soal Dokter Muda yang Jalani Program Internsip Dokter Indonesia

30 Juli 2026 - 18:59 WIB

dr. M. Zulfikar Drakel Wafat Saat Bertugas, Ini Tanggapan Novi Anggriani

24 Juli 2026 - 08:24 WIB

Aktivis Perempuan Novi Anggriani Gandeng Law Firm Kawal Dugaan Kasus Penipuan

8 Juli 2026 - 18:42 WIB

Trending di Nasional