Menu

Mode Gelap
Jumat, 6 Februari 2026 | 12:01 WIB

Bogor

Warga Demo Desak Camat Ciawi Minta Maaf Soal Pungli

badge-check


					Forum Masyarakat Ciawi Peduli (Formacip) menggelar aksi demonstrasi. Perbesar

Forum Masyarakat Ciawi Peduli (Formacip) menggelar aksi demonstrasi.

Harian Sederhana, Bogor – Forum Masyarakat Ciawi Peduli (Formacip) menggelar aksi demonstrasi menuntut Pemerintah Kabupaten Bogor agar menghentikan aktivitas truk dan bus besar masuk wilayah Cibedug, Tapos dan Sesepan, Kecamatan Ciawi.

Demontrasi yang dilakukan Formacip menyusul banyaknya kerugian yang dialami masyarakat sekitar akibat aktifitas truk dan bus besar. Salah satu dampak yang sangat dirasakan adalah kemacetan parah yang terjadi setiap harinya.

“Masyarakat menolak aktifitas truk bermuatan lebih masuk ke tiga wilayah tersebut,” kata Mulyadi, koordinator aksi kepada Harian Sederhana, Senin (17/1/2020).

Selain itu kata Mulyadi, masyarakat juga mendesak Pemerintah Kecamatan Ciawi segera merencanakan penataan infrastuktur jalan penunjang destinasi wisata yang ada.

“Warga juga minta dilibatkan dalam pembangunan infrastruktur,” tutur Mulyadi.

Dia juga mengatakan tuntutan masyarakat paling utama adalah mendesak pelaku usaha sekitar agar menghormati kultur yang ada di wilayah Kecamatan Ciawi.

Karena kata dia, sebagian besar pelaku usaha yang ada tidak menghargai waktu dalam memutar musik. Mereka kerap membunyikan musik dengan keras saat penduduk sekitar tengah beribadah.

“Saat Adzan Maghrib dan Isya adalah waktu umat muslim ibadah sholat dan mengaji, mereka malah menyetel musik keras,” papar dia.

Selain hal diatas, Mulyadi mendesak Camat Ciawi agar meminta maaf kepada masyarakat terkait statemen dia di media massa yang menyudutkan masyarakat.

Dalam statemennya, Camat Ciawi dikatakan telah memarahi dan menuduh masyarakat telah melindungi Satpol PP dalam menarik pungutan liar (pungli) diwilayahnya.

“Kami menuntut Camat Ciawi agar membuat pernyataan minta maaf kepada masyarakat melalui sepuluh media cetak dan online selama lima hari berturu-turut. Jika tidak dilakukan, kami akan membawa lebih banyak masyarakat,” ujarnya.

Ditempat sama, Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Umum dan Lalulintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Dudi mengatakan ada beberapa penyebab kemacetan yang melanda wilayah Kecamatan Ciawi di tiga wilayah tersebut.

Dia menyebutkan beberapa penyebab terjadinya kemacetan di wilayah tersebut, diantaranya sarana infrastruktur dan perekonimian masyarakat.

Untuk itu kata Dedi, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Sektor dan Kecamatan Ciawi.

“Kami ingin berkoordinasi dengan masyarakat secara langsung membahas persoalan yang ada saat ini dengan duduk bersama. Semoga ada solusi terbaik,” tandasnya. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PMI Asal Takengon Ditemukan Meninggal di Johor, Proses Pemulangan Dikawal Haji Uma

28 Januari 2026 - 11:52 WIB

Longsor di Cisarua Bandung Barat, Sekitar 20 Rumah Warga Tertimbun

25 Januari 2026 - 15:09 WIB

Menyoroti bencana tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026. (Instagram.com/@infojawabarat)

Lembaga Survei KedaiKOPI Rilis Riset Soal Kriteria Pemimpin Ideal, Ini Hasilnya

12 Januari 2026 - 14:32 WIB

BRI Bogor Dewi Sartika Salurkan 5.000 Paket Sembako: Semoga Bermanfaat

18 Desember 2025 - 13:03 WIB

Kementerian Kebudayaan Gelar Apresiasi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

18 Desember 2025 - 12:59 WIB

Trending di Nasional