Menu

Mode Gelap
Senin, 2 Februari 2026 | 06:34 WIB

Nasional

Warga Sindir Bupati Karawang Lewat Tik Tok

badge-check


					Emak-emak yang sengaja menyindir kinerja Bupati Cellica melalui selembar kertas. Perbesar

Emak-emak yang sengaja menyindir kinerja Bupati Cellica melalui selembar kertas.

Harian Sederhana, Karawang – Aksi kritik perbaikan jalan poros Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok menjadi viral di media sosial (medsos). Pasalnya sekelompok emak-emak melakukan kritik jalan desa yang hancur melalui video tik-tok.

Aksi ini terbilang kreatif, karena mengkritik lewat gaya membangun dalam video tik tok. Beberapa cuplikan video yang dibagikan diantaranya memuat gambar dan ucapan jalan yang rusak tanpa ada perbaikan, selain itu menuliskan kritik lewat selembar karton.

Dalam video Tik-Tok berdurasi 14 detik tersebut, Emak-emak ini sepertinya memang sengaja ingin menyindir kinerja Bupati Cellica.

Karena melalui secarik kertas atau selembaran, Emak-emak ini menulis “Bu Kapan Tiktokan Di sini”. Ada juga tulisan “Bodo Amat Jalan Hancur yang Penting Tik tok”.

Tulisan sindiran lainnya juga menyebut “Jalanku Tak Seindah Kenanganku”, “Apa kabar pemkab coba main ke sini”, “ Pajak dikemanain ya. Ko jalan dicuekin”, sampai tulisan sindiran lainnya, “ibu hamil jangan lewat sini, BERAT”.

Dalam video lainnya, Emak-emak di Rengasdengklok ini juga sempat membuat celotehan.

“Aduh ibu ieu jalan kumaha wae, mana usum hujan kos kieu we ie teh, becek” (Aduh ibu ini jalan bagaimana, mana ini lagi musim hujan, becek),” ucap salah seorang ibu-ibu.

Salah seorang warga, Joko Suprianto mengatakan, warga sudah tidak berharap apapun kepada Pemkab Karawang untuk memperbaiki kondisi jalan rusak. Karena warga sudah merasa kecewa kepada pemkab, akhirnya melakukan ‘patungan’ untuk perbaikan jalan rusaknya.

“Kita gak berharap apapun. Buat kita ini bagian dari tanggung jawab demi kemaslahatan umat. Ketimbang harus berharap kepada pemda, tapi tak kunjung ada perbaikan. Pada akhirnya kita gunakan kas IRMAS untuk bantu pemda untuk perbaiki jalan rusaknya,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (26/2).

Ditambahkannya, warga terpaksa melakukan swadaya untuk memperbaiki jalan rusak, karena kondisi jalan semakin becek dan tergenang air hujan. Akibatnya banyak kendaraan melintas yang terperosok lubang jalan.

“Ini hanya untuk kemaslahatan umat. Kalau kondisi jalan ini kami biarkan, bisa saja terjadi kecelakaan. Supaya tidak menelan korban, akhirnya kami melakukan perbaikan secara swadaya,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PMI Asal Takengon Ditemukan Meninggal di Johor, Proses Pemulangan Dikawal Haji Uma

28 Januari 2026 - 11:52 WIB

Longsor di Cisarua Bandung Barat, Sekitar 20 Rumah Warga Tertimbun

25 Januari 2026 - 15:09 WIB

Menyoroti bencana tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026. (Instagram.com/@infojawabarat)

Lembaga Survei KedaiKOPI Rilis Riset Soal Kriteria Pemimpin Ideal, Ini Hasilnya

12 Januari 2026 - 14:32 WIB

Kementerian Kebudayaan Gelar Apresiasi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

18 Desember 2025 - 12:59 WIB

KPK Masih Usut Soal Penyaluran Dana CSR BI dan OJK

14 Desember 2025 - 14:12 WIB

Trending di Nasional