Menu

Mode Gelap
Senin, 4 Mei 2026 | 23:45 WIB

Depok

Mohammad Idris : Masih Banyak Warga Tidak Patuhi Aturan PSBB

badge-check


					Wali Kota Depok, Mohammad Idris, meninjau langsung pelaksanaan PSBB di hari kedua. Perbesar

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, meninjau langsung pelaksanaan PSBB di hari kedua.

Harian Sederhana, Depok – Hari pertama dan kedua, tampaknya masyarakat di Kota Depok masih banyak yang belum memenuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Padahal fungsi penerapan PSBB sendiri untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris pun meminta warganya untuk mengikuti anjuran pemerintah selama PSBB. Lebih baik diam di rumah atau bila masih harus beraktivitas di luar rumah harus mematuhi protokol yang telah dianjurkan.

Permintaan ini lantaran dalam dua hari selama penerapan PSBB, masih banyak warga Depok yang tak mengikuti anjuran, baik untuk berada di rumah saja maupun aturan selama berada di luar rumah.

“Berdasarkan pengamatan, masih banyak di antara saudara-saudara kita yang masih perlu dilakukan edukasi. Dan belum dapat melaksanakan PSBB secara konsisten,” tutur Idris dalam keterangan tertulis yang diterima Harian Sederhana, Kamis (16/04).

Idris mengatakan, warga diharuskan konsisten dalam menerapkan pemberlakuan PSBB di Kota Depok. Hal ini, kata Idris, diperlukan untuk menekan angka korban akibat Covid-19, sehingga virus yang menerpa dunia ini dapat selesai dengan cepat.

Terlebih, untuk di Kota Depok, Idris mengaku saat ini perkembangan Lasus Positif, Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terus bertambah.

“Serta menyebar di seluruh wilayah di Kota Depok dan penularannya sudah melalui transmisi lokal, di samping import cased,” katanya.

Beberapa aturan yang diberlakukan selama PSBB antara lain belajar di rumah, ibadah di rumah, keluar rumah wajib pakai masker, dan motor tidak berboncengan.

Juga, angkutan umum hanya kapasitas angkut 50 persen, jaga jarak, jangan berkerumun lebih dari lima orang, dan lainnya.

“Kami menyerukan untuk bersama-sama menghentikan penyebaran Covid-19 ini dan aktifkan segera Kampung Siaga Covid-19 di masing-masing RW,” ujar Idris.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok