Menu

Mode Gelap
Senin, 2 Februari 2026 | 06:06 WIB

Bekasi

Wamenhan Santuni Yatim di Kota Bekasi

badge-check


					Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sakti Wahyu Trenggono dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (kanan). Perbesar

Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sakti Wahyu Trenggono dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (kanan).

Harian Sederhana, Bekasi – Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sakti Wahyu Trenggono mendatangi pusat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kota Bekasi. Tujuannya kedatangannya ini untuk memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan duafa di Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menuturkan, Wakil Menteri Pertahanan ingin membantu para yatim yang ada di 12 kecamatan. Penyalurannya sendiri dibagi menjadi dua tahap yakni 5 kecamatan pada Jumat (15/05) dan untuk tujuh kecamatan lainnya dilakukan di Stadion Patriot Candrabhaga pada Minggu (17/05).

“Tujuh Kecamatan yang membawa anak yatim tersebut diantaranya, Kecamatan Bantar Gebang, Kecamatan Rawalumbu, Kecamatan Mustika Jaya, Kecamatan Pondok Gede, Kecamatan Medan Satria, Kecamatan Pondok Melati, dan Kecamatan Jatisampurna,” katanya.

“Hikmahnya, anak-anak yatim yang hadir disini bisa melihat kemegahan Stadion PCB yang di miliki Kota Bekasi dan tak kalah dengan stadion-stadion lain,” ujarnya.

Rahmat pun mengucapkan terima kasih banyak kepada perhatian Wakil Menteri Pertahanan Trenggono yang sudah peduli terhadap anak yatim di 12 kecamatan Kota Bekasi, tentunya ini sebagai ladang ibadah dan sebagai manusia kita pasti mencari yang baik dan yang terbaik.

Dalam sambutannya, dijelaskan oleh Wali Kota Bekasi bahwa 5000 alat rapid test yang diberikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto telah digunakan dan sedang berjalan untuk mengetes di 1017 RW se-Kota Bekasi.

“Kita belum aman pada Covid-19, kasus kemarin di Kelurahan Bintara Jaya Kecamatan Bekasi Barat ada sekeluarga, pada saat ditemukan interaksi 5 terpapar positif, kini sudah berada di RSUD rujukan. Untuk RSUD sekarang tidak dipusingkan lagi untuk 14 hari masa isolasi bagi pasien positif Covid 19, karena pada 5 atau 6 hari sudah bisa keluar, prosesnya dirawat di isolasi dengan ketekunan, lalu di PCR test pertama masih positif di kedua dan ketiga test sudah keluar negatif bisa dinyatakan pulang akan tetapi tetap dirumah melaksanaan isolasi mandiri,” paparnya.

Wamenhan RI berharap pulihnya bumi Indonesia kembali berjalan normal dan hilangnya wabah yang tak terlihat ini, karena laporan demi laporan telah diterima juga di Kementerian Pertahanan RI, semoga dengan cepat kita bisa kembali lagi dan beraktivitas lagi.

“Semoga pandemi ini segera berakhir,” tandasnya. (Adv Humas)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PMI Asal Takengon Ditemukan Meninggal di Johor, Proses Pemulangan Dikawal Haji Uma

28 Januari 2026 - 11:52 WIB

Longsor di Cisarua Bandung Barat, Sekitar 20 Rumah Warga Tertimbun

25 Januari 2026 - 15:09 WIB

Menyoroti bencana tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026. (Instagram.com/@infojawabarat)

Lembaga Survei KedaiKOPI Rilis Riset Soal Kriteria Pemimpin Ideal, Ini Hasilnya

12 Januari 2026 - 14:32 WIB

Kementerian Kebudayaan Gelar Apresiasi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

18 Desember 2025 - 12:59 WIB

KPK Masih Usut Soal Penyaluran Dana CSR BI dan OJK

14 Desember 2025 - 14:12 WIB

Trending di Nasional