Biznisku.id – Aktivis perempuan asal Depok Novi Anggriani berencana melaporkan selebgram Lisa Mariana alias LMP terkait dugaan kasus penipuan dan penggelapan.
Hal tersebut terpaksa dilakukan lantaran LMP dinilai tidak memiliki iktikad baik dan mengabaikan tiga kali somasi yang dilayangkan Novi Anggriani melalui Kantor Hukum Andi Tatang Supriyadi & Partners.
Andi Tatang Supriyadi selaku kuasa hukum mengungkapkan bahwa pihak kliennya telah memberikan banyak waktu dan kesempatan bagi LMP untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.
Somasi pertama telah dikirimkan sejak 11 Maret 2026, lalu disusul somasi kedua pada 16 Maret 2026. “Tetapi tidak ada balasan dan tidak ada respons. Sehingga pada tanggal 26 Maret 2026 kita juga mengirimkan somasi yang ketiga,” ujar Andi Tatang Supriyadi saat memberikan keterangan pers.
Sayangnya, hingga surat peringatan terakhir tersebut tiba, sang public figure tetap bergeming.
Melihat tidak adanya respons positif dari content creator yang kerap wira-wiri di media sosial tersebut, Novi Anggriani akhirnya meminta tim kuasa hukumnya untuk segera menyeret kasus ini ke ranah pidana.
“Bahwa sampai dengan somasi yang ketiga, saudari LMP ini tidak ada iktikad baik untuk menyelesaikan terhadap klien kami, yaitu saudari Novi Anggraini. Sehingga dalam waktu dekat ini, kami akan melaporkan ke Kepolisian Polres Depok,” tegas Andi.
Langkah melaporkan LMP ke kepolisian ini diambil bukan tanpa alasan. Selain demi menuntut keadilan bagi kliennya, proses hukum ini ditegaskan sebagai upaya memberikan efek jera agar tidak ada masyarakat lain yang menjadi korban di kemudian hari.
“Klien kami saudara Novi Anggriani meminta kepada Kantor Hukum Andi Tatang Supriyadi segera menindaklanjuti proses pidana di kepolisian agar supaya memberikan efek jera terhadap saudari LMP ini. Agar apa? Agar supaya tidak ada lagi korban-korban semakin bertambah,” pungkas Andi.
Sementara itu, baru-baru ini Lisa Mariana juga terlibat dalam kontroversi setelah dituduh melakukan penipuan oleh seorang wanita bernama Dewi
Wulan.
Lisa secara tegas menepis tudingan penipuan senilai ratusan juta rupiah yang dialamatkan kepadanya.
Kasus ini mencuat setelah Dewi melempar sindiran tajam di jagat maya, yang langsung memicu kegaduhan publik.
Menanggapi rumor negatif tersebut, Lisa Mariana segera mengambil langkah cepat dengan merilis klarifikasi resmi melalui akun media sosial pribadinya.
Ia menyatakan bahwa segala tuduhan yang dilayangkan oleh Dewi sama sekali tidak berdasar dan kekurangan bukti otentik.
“Dia bicara tanpa didukung bukti yang valid. Semua data yang dibawa itu asal-asalan,” ujar Lisa Mariana, dilansir dari tayangan di kanal YouTube Cumicumi.
Lisa merasa tindakan Dewi sengaja dirancang untuk memanipulasi opini masyarakat sekaligus menjatuhkan reputasinya.
Ia juga mengklaim bahwa seluruh barang bukti yang disebarkan di media sosial—termasuk potongan gambar percakapan—merupakan informasi bohong.
“Semua itu hoaks! Kita lihat saja nanti pembuktiannya di meja hijau. Karena dari dulu, Dewi Wulan ini memang suka menggiring opini negatif. Jadi, sekarang akan saya hadapi lewat jalur hukum,” tutur Lisa dengan nada tegas.
Di sisi lain, Lisa mematahkan spekulasi yang menyebut dirinya tengah mengupayakan keadilan restoratif (restorative justice) atas laporan kepolisian yang berjalan.
Dirinya mengaku siap mengikuti seluruh tahapan hukum demi membersihkan nama baiknya.
Sementara itu, konflik ini tampaknya kian meruncing setelah Dewi Wulan berkoar bahwa korban dugaan penipuan ini tidak hanya dirinya, melainkan ada banyak pihak lain yang bernasib serupa.









