Menu

Mode Gelap
Minggu, 10 Mei 2026 | 16:14 WIB

Depok

Puluhan Pengantin Tertipu WO Pandamanda Depok

badge-check


					FOTO : ilustrasi Perbesar

FOTO : ilustrasi

Harian Sederhana, Depok – Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Metro Depok berhasil membongkar kasus penipuan berkedok penyelenggara jasa pesta pernikahan atau weeding organizer (WO). Korbannya sementara ini dilaporkan mencapai sekitar 29 pasang calon pengantin, dengan total kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp1,5 miliar.

Adalah Anwar Said, pemilik WO Pandamanda yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penipuan itu. Ia diringkus di kantornya, di kawasan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat pada Selasa, 4 Februari 2020.

Kasubag Humas Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Polisi Firdaus mengungkapkan, kasus ini terungkap ketika salah satu korban melaporkan ulah pelaku pada Minggu 2 Februari 2020.

“Jadi awalnya kami menerima laporan dari masyarakat yang merasa tertipu oleh salah satu wedding organizer karena ketika acara, makanannya (catering) tidak tersedia,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, korbannya ternyata bukan satu orang. “Selanjutnya kami melakukan pendalaman dan penyelidikan lalu diketahui ada 28 orang yang merasa tertipu,” jelasnya.

Rata-rata korban lainnya belum sampai pada hari pelaksanaan (pesta pernikahan), tapi telah menyetor sejumlah uang ke pelaku dengan kisaran Rp50 hingga Rp70 juta per event. Mereka melapor lantaran belum ada kejelasan sampai dengan menjelang acara pernikahan.

“Kalau korban pertama acara sudah dimulai tapi makanan enggak ada. Nah puluhan korban lainnya, acara belum mulai, tapi mereka juga sudah setor uang dan tidak ada kejelasan menjelang hari H,” ujarnya.

Sejumlah korban yang ditemui di Polres Metro Depok mengaku, tertarik dengan WO tersebut lantaran harga yang ditawarkan murah dan dijanjikan mendapat sepasang cincin seberat 10 gram. Pelaku menggaet para korban melalui media sosial Instagram.

Puluhan korban ini tidak hanya warga Depok, namun banyak pula yang berasal dari Jakarta dan luar daerah. Hingga kini kasusnya masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

“Kami duga jumlah korbannya terus bertambah karena sampai sore ini masih banyak yang melapor,” ucap Firdaus. (vivanews)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Novi Anggriani Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 09:44 WIB

Pendekatan Seni dan Budaya Lokal, Hasbullah Rahmad Sapa Warga

26 April 2026 - 22:47 WIB

Momen HUT ke 27 Kota Depok Sambil Sambut Porpov 2026: Jadi Tuan Rumah

26 April 2026 - 22:44 WIB

10.200 Peserta Ramaikan Jalan Santai di Sukmajaya: Meramaikan HUT ke 27 Kota Depok

26 April 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan WNA Asal Inggris Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Depok

23 April 2026 - 10:35 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mencatat ada 182 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang mencari suaka di Kota Depok.
Trending di Depok