Menu

Mode Gelap
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Headline

Aksi Demo Di DPR 50 Mahasiswa Hilang

badge-check


					Aksi demonstrasi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil rencananya kembali digelar di Jakarta. (Foto: Istimewa) Perbesar

Aksi demonstrasi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil rencananya kembali digelar di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Harian Sederhana, Jakarta – Lembaga Bantuan Hukum Jakarta mendapat laporan ada sekitar 50 orang mahasiswa yang tidak diketahui keberadaannya setelah melakukan aksi demo di kantor DPR RI, Rabu (26/9).

Seperti diketahui, aksi para mahasiswa tersebut menolak rancangan undang-undang bermasalah di DPR yang berujung ricuh. Data tersebut didasarkan pada laporan yang didapatkan LBH Jakarta sejak Rabu dini hari, 25 September 2019.

“Ada yang mengatakan temannya ditangkap, ada yang belum kembali, mereka khawatir karena polisi menyisir berbagai wilayah,” kata Direktur LBH Jakarta, Arif Maulana seperti dikutip Tempo.co.

Arif menyebutkan 50 mahasiswa itu berasal dari Universitas Singaperbangsa Karawang sebanyak 26 orang. Menurut laporan itu, mereka diduga ditangkap polisi di kawasan Palmerah, Jakarta Barat.

Selain itu, Mahasiswa Universitas Jenderal Ahmad Yani berjumlah 6 orang diduga juga ditangkap di Palmerah. Kemudian ada dari Universitas Padjajaran 2 orang, ditangkap di McDonald.

Lalu Empat orang dari Universitas Islam Negeri Jakarta, Institut Kesenian Jakarta 2 orang, dan Universitas Yarsi 5 orang. Menurut Arif, pihaknya juga menerima laporan dari sejumlah universitas namun belum diketahui jumlahnya.

Arif menduga para mahasiswa itu ditangkap oleh kepolisian ketika kerusuhan pecah tadi malam. Ia mengatakan pihaknya telah mendatangi Kepolisian Daerah Metro Jaya dan Kepolisian Resor Jakarta Barat untuk mencocokkan data yang mereka dapat dengan data kepolisian.

Arif berharap kepolisian tidak melakukan pemeriksaan terhadap para mahasiswa tersebut sebelum didampingi penasihat hukum. Ia juga mendesak kepolisian memberikan akses bagi para mahasiswa untuk didampingi kuasa hukum. “Kami minta tidak ada penghalangan,” kata dia.

Penangkapan juga dilakukan terhadap siswa STM yang demo pada Rabu, 25 September 2019. Sekitar 200 siswa dibawa ke Polda Metro Jaya. Tapi penanganan siswa STM lebih transparan dibanding 50 mahasiswan yang diduga ditangkap. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Respon Politkus Asal Depok Soal Dokter Muda yang Jalani Program Internsip Dokter Indonesia

30 Juli 2026 - 18:59 WIB

dr. M. Zulfikar Drakel Wafat Saat Bertugas, Ini Tanggapan Novi Anggriani

24 Juli 2026 - 08:24 WIB

Aktivis Perempuan Novi Anggriani Gandeng Law Firm Kawal Dugaan Kasus Penipuan

8 Juli 2026 - 18:42 WIB

Aktivis Perempuan Novi Anggriani Mau Laporkan Selebgram Ini, Kenapa ?

7 Juli 2026 - 17:23 WIB

Ketua Ombudsman RI 2026–2031 Siap Benahi Internal dan Dekatkan Program Pemerintah

13 April 2026 - 20:46 WIB

Trending di Headline