Menu

Mode Gelap
Kamis, 6 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Headline

Jubir Kemenhub : Akses Dibatasi Bukan Ditutup

badge-check


					Adita Irawati, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Perbesar

Adita Irawati, Juru Bicara Kementerian Perhubungan

Harian Sederhana, Jakarta – Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati menegaskan tidak ada penutupan tol maupun jalan nasional pada saat larangan mudik diberlakukan Jumat (24/4).

“Perlu kami tegaskan tidak ada penutupan jalan nasional maupun jalan tol, tetapi yang dilakukan adalah penyekatan atau pembatasan kendaraan yang diizinkan melintas atau tidak,” kata dia dalam keterangan persnya di Gedung BNPB Jakarta, Kamis (23/4).

Ia mengatakan penyekatan dan pembatasan bertujuan untuk menjamin kelancaran angkutan logistik bagi masyakarat. Lebih lanjut, ia menjelaskan berdasar Peraturan Menteri Perhubungan Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19, larangan mudik akan diberlakukan mulai 24 April hingga 31 Mei untuk transportasi darat, hingga 15 Juni untuk kereta api, hingga 8 Juni untuk transportasi laut dan hingga 1 Juni untuk transportasi udara.

Adapun ruang lingkup peraturan yaitu larangan sementara untuk penggunaan sarana transportasi umum, baik darat, laut, udara, dan kereta api, serta kendaraan pribadi maupun sepeda motor.

Warga dilarang masuk dan keluar wilayah yang diterapkan Pembatasan Sosial Berskalal Besar (PSBB), wilayah zona merah penyebaran Covid-19, dan Jabodetabek dan wilayah aglomerasi lainnya yang telah ditetapkan PSBB.

“Larangan ini kecuali untuk angkutan logisitik atau barang kebutuhan pokok, angkutan obat-obatan dan kendaraan pengangkut petugas, pemadam kebakaran, ambulans dan mobil jenazah,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pihaknya mencatat peningkatan volume kendaraan keluar wilayah Jabodetabek pada Rabu (22/4), dua hari sebelum larangan mudik berlaku pada Jumat.

“Berdasarkan perhitungan di Gerbang Tol Cikampek Utama, terjadi kenaikan volume arus kendaraan sebanyak 27 persen, dari 18.753 kendaraan pada tanggal 21 April menjadi 25.797 kendaraan pada tanggal 22 April 2020,” kata Sambodo dalam keterangannya, Kamis (23/4).

Dengan demikian selama dua hari terakhir total volume kendaraan keluar Jabodetabek melalui GT Cikampek mencapai 44.550 kendaraan. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Munas FSP PPMI SPSI VIII di Solo, Arnod Sihite Aklamasi Jadi Ketua Umum

2 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Respon Politkus Asal Depok Soal Dokter Muda yang Jalani Program Internsip Dokter Indonesia

30 Juli 2026 - 18:59 WIB

dr. M. Zulfikar Drakel Wafat Saat Bertugas, Ini Tanggapan Novi Anggriani

24 Juli 2026 - 08:24 WIB

Aktivis Perempuan Novi Anggriani Gandeng Law Firm Kawal Dugaan Kasus Penipuan

8 Juli 2026 - 18:42 WIB

Aktivis Perempuan Novi Anggriani Mau Laporkan Selebgram Ini, Kenapa ?

7 Juli 2026 - 17:23 WIB

Trending di Nasional